- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Harta Djaya Karya (MEJA) Bakal Bagi Saham Bonus Rp35,76 Miliar, Rasio 10:8
Kredit Foto: Istimewa
PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana membagikan saham bonus yang bersumber dari tambahan modal disetor per 31 Desember 2024. Rencana ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.
Perseroan mengusulkan pembagian saham bonus sebanyak-banyaknya Rp35.768.032.680 dengan nilai nominal Rp20 per saham.
Dari aksi tersebut, jumlah saham baru yang akan diterbitkan mencapai maksimal 1.788.401.634 lembar, sehingga total saham ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi ini menjadi sebanyak-banyaknya 4.023.903.676 lembar saham.
Dengan struktur tersebut, rasio pembagian saham bonus ditetapkan 10:8. "Setiap pemilik 10 saham akan memperoleh sebanyak 8 saham bonus yang yang bukan merupakan dividen saham, tetapi berasal dari agio saham yakni kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas," jelas manajemen.
Bila pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari 1 saham maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatan.
Baca Juga: MEJA Bayar Uang Muka Rp12 Miliar untuk Akuisisi 45% Saham PT Trimata Coal Perkasa
Menurut manajemen, pembagian saham bonus ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan manfaat langsung kepada pemegang saham.
"Selain itu dengan dilaksanakannya pembagian saham bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional, Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan," ujar manajemen.
Pemegang saham yang berhak menerima saham bonus adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 20 April 2026 (recording date).
Baca Juga: Dicecar BEI Soal Akuisisi Tambang Rp1,6 Triliun, Ini Kata Bos MEJA
Dengan ketentuan, saham telah dibeli paling lambat 16 April 2026 di pasar reguler dan negosiasi (cum bonus pasar reguler dan negosiasi), serta 20 April 2026 di pasar tunai (cum bonus pasar tunai). Adapun distribusi saham bonus kepada pemegang saham dijadwalkan pada 8 Mei 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: