Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Menpar Perkuat Kolaborasi Global di UN Tourism Summit Berlin 2026

Menpar Perkuat Kolaborasi Global di UN Tourism Summit Berlin 2026 Kredit Foto: Dok. Kemenpar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam upaya memperkuat kolaborasi global di tengah pemulihan pariwisata dunia, Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Menpar RI), Widiyanti Putri, menghadiri UN Tourism Ministers’ Summit 2026.

Ajang bergengsi ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian ITB Berlin di CityCube Berlin, Jerman, dengan mengangkat tema “Empowering Emerging Destinations: From Potential to Performance”. Forum tingkat tinggi ini merupakan kolaborasi antara UN Tourism dengan Messe Berlin.

Baca Juga: RI Waspadai Perang AS–Iran: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak Indonesia

Dalam pertemuan yang mempertemukan para Menteri Pariwisata, pemimpin sektor swasta, serta pemangku kepentingan industri global tersebut, Menteri Widiyanti Putri melakukan dialog dan pertukaran pandangan mengenai berbagai isu strategis yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi destinasi berkembang. 

Melansir dari siaran pers Kemenpar, diskusi menyoroti pentingnya tata kelola yang kuat dalam mengelola pertumbuhan pariwisata agar tetap terarah dan tidak membebani infrastruktur, masyarakat, maupun lingkungan. Selain itu, forum ini juga membahas penyelarasan investasi dengan prioritas destinasi dan manfaat nyata bagi komunitas lokal, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan data dan teknologi digital dalam mendukung perencanaan dan inovasi sektor pariwisata.

Ms. Shaikha Al Nuwais, Sekretaris Jenderal UN Tourism, dalam pembukaan UN Tourism Ministers’ Summit menekankan hubungan erat antara Pariwisata dan perdamaian, menyatakan bahwa Pariwisata membutuhkan perdamaian dan sebaliknya, perdamaian menumbuhkan Pariwisata. Keterkaitan yang tak terpisahkan ini sangat penting dalam memajukan konektivitas dan infrastruktur pariwisata, yang kemudian memungkinkan pengembangan destinasi wisata, mengubah potensi menjadi realitas yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Widiyanti Putri menyampaikan bahwa pertumbuhan pariwisata global yang signifikan harus diiringi dengan kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kolaborasi. Indonesia memandang bahwa transformasi destinasi berkembang tidak hanya berfokus pada peningkatan angka kunjungan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata, pemerataan manfaat ekonomi, serta ketahanan destinasi dalam jangka panjang. Indonesia juga berbagi pengalaman dalam pengembangan destinasi berbasis komunitas, strategi pariwisata berkelanjutan, serta model kemitraan publik–swasta yang mendorong investasi berkualitas dan berdampak luas.

Baca Juga: Menko Airlangga Umumkan THR dan BHR Bagi ASN hingga Ojol

Keikutsertaan Indonesia dalam UN Tourism Ministers’ Summit 2026 menegaskan kembali komitmen negara dalam memperkuat diplomasi pariwisata dan memperluas jaringan kerja sama internasional. Indonesia mendapat apresiasi dan dijadikan contoh oleh banyak menteri pariwisata global, khususnya dalam hal investasi dan promosi, manajemen destinasi, serta pemanfaatan teknologi, terutama AI, dalam strategi pemasaran pariwisata.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan solusi praktis dan langkah konkret yang dapat diterapkan oleh negara-negara anggota, khususnya dalam mendorong emerging destinations agar mampu bertransformasi dari sekadar memiliki potensi menjadi destinasi yang benar-benar berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Bagikan Artikel: