Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Polisi Antisipasi Parkir Liar di Istiqlal, Jemaah Diminta Ikuti Arahan Petugas Resmi

Polisi Antisipasi Parkir Liar di Istiqlal, Jemaah Diminta Ikuti Arahan Petugas Resmi Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polda Metro Jaya menyiagakan personel di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk mencegah parkir liar saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di tengah lonjakan aktivitas masyarakat selama Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, khususnya di akses menuju Istiqlal, guna mengatur lalu lintas dan menertibkan kendaraan.

“Kami akan sebar petugas kami. Ikuti petunjuk dan arahan petugas kami yang ada di lapangan,” kata Komarudin di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar yang kerap muncul saat momen Salat Id, karena berpotensi menyebabkan kemacetan di ruas jalan sekitar.

“Kami juga menghimbau agar tidak mengikuti petunjuk yang biasanya banyak diberikan oleh juru parkir liar, yang biasanya justru hanya akan membuat sumbatan ataupun permasalahan di ruas jalan,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Jalan Juanda menjadi salah satu titik rawan karena sering dipadati kendaraan yang parkir sembarangan saat pelaksanaan Salat Idulfitri, sehingga memicu kepadatan lalu lintas di sekitarnya.

Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026, di mana aparat kepolisian akan melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus penindakan terhadap pelanggaran parkir liar.

Selain di Istiqlal, pengamanan juga diperluas ke berbagai lokasi pelaksanaan Salat Id lainnya serta titik-titik keramaian di Jakarta.

Di kawasan Sudirman–Thamrin, Polda Metro Jaya mengerahkan sedikitnya 557 personel untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat dan menerapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan.

“Untuk di ruas Jalan Sudirman-Thamrin sendiri, tidak kurang dari 557 personel kita terjunkan, karena ada beberapa ruas jalan yang nantinya akan kita rekayasa, termasuk antisipasi sekiranya banyak antusias masyarakat yang akan datang ke tempat ini,” kata Komarudin.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: