Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (25/3): Investor Pantau Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat

Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (25/3): Investor Pantau Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin cenderung stabil pada perdagangan pagi hari di Rabu (25/3). Stabilisasi ini terjadi di tengah munculnya harapan gencatan senjata antara Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin baru-baru ini terpantau berada dalam kisaran US$70.000. Ia sebelumnya sempat mengalami volatilitas tinggi dan turun hingga sekitar US$68.000.

Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Perlahan Bangkit Lagi, Strategy (MSTR) Tambah Kepemilikan US$1,57 Miliar

Laporan menyebutkan bahwa kesepakatan gencatan senjata selama satu bulan tengah dinegosiasikan oleh utusan dari Gedung Putih. Hal ini dilakukan untuk meredakan ketegangan akibat konflik dari Iran, Israel dan Amerika Serikat.

Beberapa poin yang dilaporkan dalam kesepakatan tersebut antara lain penghentian sementara konflik selama satu bulan, pembongkaran kemampuan nuklir dan komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dari Iran.

Jika terealisasi, kesepakatan ini berpotensi meredakan ketegangan geopolitik yang selama ini menekan pasar global. Ia juga dapat menjadi dorongan tersendiri untuk harga bitcoin ke depannya.

Sejauh ini, bitcoin  mampu bertahan di level kunci US$70.000. Hal tersebut menunjukkan ketahanan terhadap gejolak makro. Pergerakan ini mencerminkan adaptasi pasar terhadap konflik geopolitik, berkurangnya reaksi ekstrem terhadap berita perang dan minat investor yang tetap terjaga terhadap kripto, khususnya bitcoin.

Di sisi lain, terdapat perubahan ekspektasi kebijakan moneter dari Federal Reserve (The Fed). Saat ini, pasar tak memiliki harapan terkait peluang penurunan suku bunga pada April dan Juni. Sebaliknya, terdapat sedikit ekspektasi bahwa suku bunga justru akan dinaikkan oleh bank sentral dari AS.

Pertemuan The Fed Juni diperkirakan akan dipimpin oleh Kevin Warsh. Perubahan kepemimpinan ini menambah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga ke depan.

Baca Juga: NYDIG: Meski Sering Ikuti Saham, Investasi Bitcoin (BTC) Tetap Efektif Jadi Diversifikasi Portofolio

Kombinasi antara potensi gencatan senjata dan kebijakan moneter yang ketat membuat pasar berada dalam fase wait and see. Harga bitcoin untuk saat ini menunjukkan stabilitas, namun arah selanjutnya masih sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan keputusan suku bunga dari The Fed.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: