Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Prediksi Nasib Trump Jika Minyak Tembus US$150/Barel

Purbaya Prediksi Nasib Trump Jika Minyak Tembus US$150/Barel Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memprediksi nasib Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jika harga minyak dunia menembus US$ 150 per barel.

Menurutnya, lonjakan harga tersebut berpotensi menjatuhkan Trump, mengingat saat ini rakyat AS sudah resah akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Coba anda lihat sekarang saja Amerika sudah kelabakan kan? 100 dolar saja di sana BBM-nya naik hampir 100%, rakyatnya mulai marah. Makanya si Trump langkahnya agak berbeda kan? Bisa sampai US$ 150? Jatuh Trump sudah. Bukan kita yang jatuh, tetapi di sana. Kalau kita masih dijaga di sini," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (26/3).

Ia pun menyinggung para ekonom yang menyebut ekonomi Indonesia akan resesi akibat kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah. Menurutnya, kondisi saat ini belum mengarah ke resesi, justru prediksi berlebihan tersebut bisa menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Baca Juga: RI Harus Siap Hadapi Gangguan Suplai Energi

"Saya nggak anti kritik, nggak apa-apa, tetapi jangan bilang begini 'dua bulan lagi ekonomi Indonesia akan hancur, akan resesi karena harga minyak akan US$ 200 per barel, rupiah akan berapa puluh ribu'. Ya kalau harga minyak US$ 200 per barel, semua dunia resesi. Tenang saja, nggak usah pusing," tambahnya.

Lebih lanjut, Purbaya menekankan bahwa perhitungan ekonomi harus didasarkan pada data dan estimasi yang jelas. "Kalau ekonom yang betul, dia akan taruh angka berdasarkan estimasi yang clear. Dia bisa pakai historical data, bisa pakai ini, bisa pakai itu," tambahnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya