- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Update RKAB 2026: ESDM Setujui 580 Juta Ton Batu Bara dan 150 Juta Ton Nikel
Kredit Foto: Unsplash/Vladimir Patkachakov
"(Volumenya) Ya 580-an (juta ton) lah (yang sudah terbit)," ungkap Tri Winarno di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Untuk komoditas nikel, Tri menyebutkan volume produksi yang disetujui juga terus menunjukkan tren peningkatan, meski ia tidak merinci angka pastinya secara mendetail.
"Aduh, saya lupa, enggak ngecek, tapi nikel sudah ada mungkin di atas 150," tambahnya.
Kebijakan Relaksasi Terukur
Di tempat yang sama, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, meski izin produksi RKAB tahunan mulai diterbitkan secara bertahap, pemerintah belum melakukan perubahan pada kebijakan dasar peningkatan produksi RKAB tahun 2026.
Sebagai gantinya, pemerintah menerapkan "relaksasi yang terukur," guna menjaga stabilitas pasar.
Bahlil menjelaskan, relaksasi terukur ini memungkinkan adanya penyesuaian volume produksi berdasarkan dinamika harga pasar, serta pemenuhan kebutuhan energi dan industri nasional (Domestic Market Obligation/DMO).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus