Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emiten Sawit TP Rachmat (DSNG) Panen Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

Emiten Sawit TP Rachmat (DSNG) Panen Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60% Kredit Foto: Siaran Pers/DSNG
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang solid di tengah dinamika industri global, ditopang oleh penguatan harga komoditas dan peningkatan volume produksi.

Emiten sawit TP Rachmat ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,8 triliun, melonjak 60,2% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja ini didorong oleh peningkatan volume penjualan serta membaiknya harga jual rata-rata, khususnya dari komoditas kelapa sawit.

Dari sisi pendapatan, DSNG mencatatkan Rp12,3 triliun, naik 21,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Segmen kelapa sawit masih menjadi tulang punggung dengan kontribusi 88% atau sekitar Rp10,8 triliun, tumbuh 23,5% YoY. Pertumbuhan ini sejalan dengan kenaikan harga rata-rata Crude Palm Oil (CPO) sebesar 13,2% menjadi Rp14.474 per kilogram.

“Produksi CPO di negara eksportir utama seperti Indonesia dan Malaysia masih terbatas, sementara permintaan global tetap kuat. Di sisi domestik, implementasi kebijakan B40 juga turut menjaga stabilitas permintaan sehingga harga CPO tetap berada pada tingkat yang kondusif bagi industri,” kata Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, dalam keterangan tertulis, Selasa (31/3). 

Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) meningkat 3,8% menjadi 2,19 juta ton dari 2,11 juta ton. Produksi CPO naik 4,9% menjadi 631.000 ton, sementara produksi palm kernel (PK) meningkat 4,5% menjadi 119 ribu ton.

Selain sawit, segmen produk kayu juga menunjukkan perbaikan dengan penjualan mencapai Rp1,7 triliun, naik 7,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Perbaikan kinerja pada segmen ini merupakan hasil dari strategi Perseroan dalam menyesuaikan portofolio produk dengan kebutuhan pasar serta memanfaatkan peluang yang muncul di tengah dinamika pasar kayu global dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Baca Juga: Kinerja Moncer! Laba Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Terbang 101% di 2025

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Emiten Sawit CSRA Tumbuh Double Digit pada 2025

Di sisi lain, segmen energi terbarukan turut mencatatkan pertumbuhan dengan pendapatan sebesar Rp226 miliar, meningkat dari Rp182,8 miliar.

Dari sisi neraca, total aset DSNG tercatat Rp17,6 triliun, naik tipis 1,2% YoY. Liabilitas turun menjadi Rp6 triliun seiring penurunan utang bank, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp11,6 triliun.

Ke depan, DSNG berkomitmen menjaga pertumbuhan berkelanjutan melalui efisiensi operasional, peningkatan produktivitas, serta penguatan diversifikasi bisnis.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement