Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pendapatan dan Laba Emiten Sawit CSRA Tumbuh Double Digit pada 2025

Pendapatan dan Laba Emiten Sawit CSRA Tumbuh Double Digit pada 2025 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja gemilang ditorehkan PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,89 triliun.

Angka tersebut melonjak 77,1% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,07 triliun. Lonjakan ini didorong oleh tingginya volume penjualan CPO bernilai tambah serta kenaikan harga jual rata-rata.

Seiring pertumbuhan pendapatan, laba kotor turut meningkat menjadi Rp657,23 miliar, naik 35,8% dari Rp483,86 miliar pada 2024. Sementara itu, laba bersih juga mencatatkan kenaikan menjadi Rp272,56 miliar, tumbuh 27,7% dari Rp213,36 miliar.

Meski demikian, margin bersih tercatat menurun menjadi 14,4% dari sebelumnya 20,1%, yang terutama disebabkan oleh peningkatan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) dari luar sebagai bagian dari strategi optimalisasi kapasitas tiga pabrik kelapa sawit (PKS) milik Perseroan.

Dari sisi neraca, total aset CSRA meningkat menjadi Rp2,52 triliun, naik 12,0% dibandingkan posisi akhir 2024 sebesar Rp2,25 triliun. Liabilitas bengkak menjadi Rp1,05 triliun dari Rp952,72 miliar, sementara ekuitas menguat menjadi Rp1,47 triliun dari Rp1,29 triliun.

Struktur permodalan yang sehat tercermin dari rasio utang bersih terhadap ekuitas (net debt to equity) yang turun menjadi 0,59x dari sebelumnya 0,63x. Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi alokasi modal serta kemampuan Perseroan menjaga keseimbangan neraca untuk mendukung investasi ke depan.

Baca Juga: Terbang 7.697%, Laba Emiten Grup Bakrie (DEWA) Tembus Rp4,3 Triliun di 2025!

Baca Juga: Emiten Sawit (TLDN) Panen Laba Rp1,1 Triliun di 2025, Melesat 34%

Dari sisi operasional, luas lahan tertanam inti CSRA mencapai 20.890,6 hektare, meningkat 4,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 20.067,6 hektare. Dari total tersebut, 17.644,0 hektare merupakan tanaman menghasilkan (mature), yang menjadi penopang utama produksi.

Dengan fondasi keuangan yang solid, CSRA terus memperkuat kepercayaan investor sekaligus menjaga efisiensi pendanaan. Perseroan juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis yang seimbang, sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang diusung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri