Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wijaya Karya (WIKA) Catat Rugi Rp9,70 Triliun Sepanjang 2025

Wijaya Karya (WIKA) Catat Rugi Rp9,70 Triliun Sepanjang 2025 Kredit Foto: Instagram/Wijaya Karya
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan kinerja keuangan yang semakin tertekan sepanjang 2025. Perseroan mencatat rugi neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp9,70 triliun, melonjak tajam 328,3% dibandingkan rugi Rp2,26 triliun pada 2024.

Dari sisi pendapatan, WIKA juga mengalami penurunan signifikan. Pendapatan neto tercatat sebesar Rp13,32 triliun, turun dari Rp19,24 triliun pada tahun sebelumnya.

Kontribusi terbesar berasal dari segmen infrastruktur dan gedung sebesar Rp5,63 triliun, disusul industri Rp3,73 triliun, energi dan industrial plant Rp3,14 triliun, hotel Rp298,6 miliar, realty dan properti Rp276,54 miliar, serta investasi Rp236,71 miliar.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan juga turun menjadi Rp12,19 triliun dari Rp17,72 triliun. Namun demikian, laba bruto tetap tergerus menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,51 triliun. 

Tekanan terbesar datang dari lonjakan beban dan penurunan pendapatan lain-lain. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp1,3 triliun dari Rp1,22 triliun. Beban lain-lain melonjak signifikan ke Rp6,37 triliun dari Rp3,73 triliun.

Di sisi lain, penghasilan lain-lain anjlok drastis menjadi Rp1,15 triliun dari Rp5,44 triliun. Selain itu, bagian rugi dari ventura bersama juga meningkat menjadi Rp1,44 triliun dari Rp606,66 miliar, yang semakin memperparah kerugian Perseroan.

Baca Juga: Laba Bersih Wika Beton (WTON) Anjlok 93%, Hanya Tersisa Rp4,1 Miliar

Dari sisi neraca, tekanan juga terlihat cukup dalam. Total aset WIKA turun menjadi Rp50,14 triliun dari Rp63,46 triliun. Liabilitas tercatat sebesar Rp48,46 triliun, turun dari Rp51,59 triliun. Sementara itu, ekuitas anjlok tajam menjadi Rp1,68 triliun dari Rp11,87 triliun pada tahun 2024.

Kinerja ini menunjukkan tantangan berat yang dihadapi WIKA sepanjang 2025, baik dari sisi operasional maupun struktur keuangan di tengah dinamika industri konstruksi. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement