Kredit Foto: Istimewa
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyampaikan rencana penambahan kegiatan usaha entitas anaknya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek. Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 20 Mei 2026 sehubungan dengan rencana tersebut.
Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan bahwa Protelindo akan menambah sejumlah bidang usaha, yaitu KBLI 77399 (Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Mesin, Peralatan, dan Barang Berwujud Lainnya YTDL), 35120 (Pembangkitan Tenaga Listrik dari Sumber Energi Terbarukan).
Kemudian, KBLI 35151 (Pengoperasian Instalasi Penyediaan Tenaga Listrik), 35152 (Pengoperasian Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik), 35159 (Aktivitas Penunjang Tenaga Listrik Lainnya), dan KBLI 43211 (Pemasangan Jaringan Listrik).
Sementara itu, Iforte akan menambah usaha KBLI 77399 (Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Mesin, Peralatan dan Barang Berwujud Lainnya YTDL), 64210 (Aktivitas Perusahaan Induk), 63102 (Aktivitas Penyediaan Infrastruktur Komputasi, Hosting dan Aktivitas Terkait) serta KBLI 61102 (Aktivitas Telekomunikasi Dengan Nirkabel).
Sebagai grup perusahan yang bergerak di bidang digital infrastruktur, Perseroan dan anak usaha memandang perlunya penerapan strategi bisnis yang adaptif sesuai dengan kebutuhan industri, yang tidak hanya sejalan dengan kebutuhan para pelanggannya di satu sisi, namun juga melengkapi dan menunjang ekosistem bisnis yang telah dilakukan oleh grup Perseroan saat ini sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi grup dan pemangku kepentingannya.
Perseroan dan anak usaha dalam rangka memberikan solusi terintegrasi yang handal bagi pelanggannya, dari waktu ke waktu terus melalukan diversifikasi layanan dan sinergi aset serta meningkatkan efisiensi operasional di dalam grup guna memastikan pertumbuhan jangka panjang Perseroan dan anak perusahaannya.
"Sejalan dengan perkembangan tersebut, manajemen Perseroan dan anak perusahaan mempertimbangkan perluasan kegiatan usaha dan layanan yang ditawarkan oleh anak perusahaanya, khususnya Protelindo dan Iforte, dalam rangka menjawab kebutuhan para pelanggannya serta sekaligus melengkapi dan menunjang ekosistem bisnis yang dijalankan oleh grup Perseroan saat ini," kata manajemen.
Rencana ekspansi ini diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan.
Baca Juga: Emiten Menara Grup Djarum (TOWR) Cetak Laba Rp3,67 Triliun Sepanjang 2025
"Perseroan berpendapat bahwa rencana perubahan kegiatan usaha dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, mendukung pertumbuhan jangka panjang serta memberikan nilai tambah bagi Protelindo, Iforte, Perseroan, dan para pemegang sahamnya," tambah manajemen.
Manajemen memperkirakan total pendapatan dari penambahan kegiatan usaha tersebut sepanjang periode 2026–2035 dapat mencapai 26% dari pendapatan Perseroan per akhir 2025, dengan rata-rata net profit margin sebesar 37%.
Selain itu, nilai kas dan setara kas dari rencana ini pada akhir periode proyeksi diperkirakan mencapai 61% dibandingkan posisi kas Perseroan per 31 Desember 2025. Adapun total aset yang dihasilkan dari ekspansi tersebut diperkirakan berkontribusi sekitar 2% terhadap total aset Perseroan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement