Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kaspersky Sebut AI Kini Jadi Kebutuhan dalam Cybersecurity

Kaspersky Sebut AI Kini Jadi Kebutuhan dalam Cybersecurity Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan kini tidak punya pilihan selain mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem keamanan siber, seiring meningkatnya penggunaan teknologi yang sama oleh pelaku kejahatan digital, untuk melancarkan serangan.

Country Manager Indonesia Kaspersky Defi Nofitra menegaskan, penggunaan AI bukan lagi sekadar inovasi, melainkan kebutuhan.

“Jadi memang kenapa company harus beralih ke AI? Karena AI sekarang sudah jadi commodity,” ujarnya dalam acara jumpa media di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Defi menjelaskan, saat ini AI telah digunakan secara luas, baik oleh perusahaan maupun pelaku kejahatan siber.

“Jadi memang ketika company itu sudah mulai banyak menggunakan AI, kompetitor juga banyak menggunakan AI."

"Jadi mau enggak mau company juga harus pakai AI,” lanjutnya.

Menurut Defi, tanpa adopsi AI, perusahaan akan kesulitan menghadapi serangan yang semakin masif.

“Karena ketika AI lawan manusia itu, (manusia) enggak akan bisa nahan,” terangnya.

Selain meningkatkan kemampuan pertahanan, AI juga memberikan keuntungan dari sisi efisiensi operasional.

Teknologi ini mampu menyaring ancaman secara otomatis, sehingga tim keamanan hanya perlu fokus pada risiko yang benar-benar krusial.

“Jadi dengan AI itu dia bisa men-counter duluan sebenarnya,” jelasnya.

Dengan mekanisme tersebut, perusahaan tidak perlu menambah banyak sumber daya manusia, untuk memantau ancaman dalam jumlah besar.

“Jadi artinya buat perusahaan itu efisiensi, cost efisiensi,” tambah Defi.

Ia menegaskan, peran manusia tetap dibutuhkan, namun AI membantu mengurangi beban kerja, dengan mengeliminasi ancaman yang tidak relevan atau false positive.

Baca Juga: Kaspersky Dorong Adopsi SOC, Solusi Proaktif Hadapi Ancaman Siber

Hal ini membuat proses analisis menjadi lebih fokus dan efektif.

Dalam situasi di mana serangan siber terus berkembang dan semakin kompleks, adopsi AI dinilai menjadi langkah penting agar perusahaan dapat bertahan sekaligus tetap kompetitif di era digital. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait: