Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Spanyol Kecam Serangan Israel ke Lebanon

Spanyol Kecam Serangan Israel ke Lebanon Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez, mengecam keras serangan terbaru Israel ke Lebanon. Ia mendesak agar wilayah tersebut segera dimasukkan ke dalam kesepakatan gencatan senjata yang tengah berlangsung demi mencegah meluasnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Melalui unggahan di platform X pada Rabu (8/4), Sanchez menyebut agresi yang dipimpin PM Israel Benjamin Netanyahu itu sebagai "serangan paling brutal terhadap Lebanon sejak awal ofensif."

Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap nyawa manusia sekaligus pelanggaran hukum internasional yang tidak bisa ditoleransi.

Sebagai langkah konkret, Sanchez mendesak komunitas internasional untuk satu suara mengecam Israel, serta menuntut Uni Eropa (UE) agar segera menangguhkan Perjanjian Asosiasinya dengan negara tersebut.

"Tidak boleh ada impunitas atas tindakan kriminal ini," tegas Sanchez.

Kecaman serupa juga dilontarkan oleh Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares. Ia menyebut operasi militer Israel di Lebanon yang tetap berjalan di tengah status gencatan senjata (AS-Iran) sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima."

"Semua front harus menghentikan tembakan, dan itu termasuk Lebanon," ujar Albares.

Pernyataan dari kedua pucuk pimpinan ini semakin menegaskan posisi Spanyol yang dalam beberapa bulan terakhir sangat kritis terhadap dinamika perang di Timur Tengah.

Spanyol secara konsisten terus menyuarakan pentingnya deeskalasi dan kepatuhan penuh terhadap hukum internasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: