Kredit Foto: Azka Elfriza
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan lonjakan mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 mencapai 11,79%, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada moda penyeberangan.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini berjalan lancar di seluruh moda transportasi.
“Moda transportasi umum, baik darat, kereta api, laut, maupun udara, secara umum berlangsung dengan baik. Ada kenaikan jumlah pengguna angkutan umum oleh masyarakat. Relatif tidak terdapat hal-hal yang menonjol dalam pelaksanaan arus mudik maupun balik,” ujarnya dalam acara media briefing di Setiabudi, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), jumlah pergerakan masyarakat selama periode 13–29 Maret 2026 meningkat 2,53% menjadi 147,55 juta orang, dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 143,92 juta orang. Kenaikan tersebut juga tercermin pada jumlah pengguna angkutan umum yang mencapai 23,73 juta orang.
Menhub merinci, lonjakan tertinggi tercatat pada moda penyeberangan dengan total 5,61 juta penumpang atau naik 17,05% secara tahunan. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas kendaraan dan masyarakat antarwilayah.
Baca Juga: Angka Kepuasan Tembus 88,8 Persen, Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Baca Juga: KAI Tembus 5 Juta Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026
Namun, tingginya permintaan juga memicu kepadatan di sejumlah titik, seperti Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Pelabuhan Gilimanuk, serta akses menuju Tol Sumatera.
Ke depan, pemerintah akan melakukan evaluasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan operator jalan tol untuk mengantisipasi kejadian serupa pada periode angkutan berikutnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: