Buka Peluang Kolaborasi dan Bisnis Fashion, Deatextile Gelar 'Textile Trade Event'
Kredit Foto: Istimewa
Deatextile akan menggelar "Textile Trade Event" pada 17–18 April 2026 di gudang Deatextile, Kedoya, Jakarta Barat. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari program Open Warehouse 1.0 dan 2.0 yang sebelumnya telah diselenggarakan pada Januari dan Februari 2026.
Dua edisi sebelumnya mencatat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan. Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari siswa, mahasiswa, pemilik brand, desainer, hingga pelaku industri kreatif yang melihat peluang dalam pengembangan bisnis fashion.
Mengusung semangat kolaborasi dan pertumbuhan bisnis setelah momentum Hari Raya, Textile Trade Event dirancang sebagai ruang interaktif yang mempertemukan berbagai pelaku industri fashion dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung akan mendapatkan akses ke berbagai penawaran eksklusif serta koleksi tekstil yang dapat dipilih langsung dari sumbernya. Peserta juga dapat menyaksikan proses produksi secara langsung sekaligus membangun jejaring dengan pelaku industri fashion lainnya.
Penyelenggaraan acara di area gudang Deatextile turut memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Melalui sesi room tour, peserta dapat melihat langsung berbagai fasilitas produksi, termasuk mesin printing dan proses inspection, serta mengeksplorasi material tekstil secara lebih leluasa.
Pada edisi kali ini, Deatextile juga menyoroti program Business Starter sebagai salah satu agenda utama. Program tersebut membuka peluang bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis fashion dengan modal mulai dari Rp10 juta.
Baca Juga: Industri Tekstil Nasional Optimalkan Produksi Hadapi Permintaan Lebaran
Program ini didukung oleh sistem One Stop Solution, yang mencakup pengembangan ide, pemilihan material, hingga proses produksi dalam satu ekosistem terintegrasi.
Owner Deatextile, Adwil Yusuf, mengatakan pihaknya melihat momentum positif dari meningkatnya antusiasme pelaku industri fashion setelah Hari Raya.
“Kami melihat momentum besar dengan meningkatnya antusias pelaku fashion setelah hari raya. Melalui inovasi dan pengalaman langsung dari sumbernya, kami membuka ruang inspirasi untuk membantu pelaku bisnis menemukan material yang tepat dan relevan, sekaligus mendorong kolaborasi antarbrand agar bisa tumbuh bersama,” ujar Adwil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement