Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
"Sehingga, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan menjadi jauh lebih terukur dan berbasis pada demand," kata Darmawan dalam rapat bersama Komisi XII DPR, Senin (13/4/2026).
PLN pun bergerak cepat mengeksekusi proyek-proyek dalam RUPTL.
Darmawan melaporkan, perusahaan telah memetakan sebanyak 547 proyek prioritas yang terdiri dari 138 proyek Kawasan Industri Terpadu (KIT) dengan kapasitas 10.337 MW.
Selain itu, terdapat 187 proyek transmisi dengan panjang 14.533 kilometer sirkuit (kms), serta 249 proyek gardu induk dengan total kapasitas 32.470 MVA.
"Kami diperintahkan untuk bisa menyediakan listrik yang andal, listrik yang juga affordable, dan untuk itu kami bergerak penyusunan dokumen pengadaan proyek prioritas dari 547 proyek, 353 proyek proses pengadaan, 156 proyek proses konstruksi, dan 64 proyek sudah commissioning," ungkapnya.
Dari jumlah tersebut, per 31 Maret 2026, sebanyak 97 proyek tengah memasuki tahap lelang pengadaan, dan akan diakselerasi secara bertahap.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement