Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
“Ini (penemuan) giant."
"Selain daripada gas, kita juga menemukan nanti di 2028, kita produksi kondensat itu kurang lebih sekitar 90 ribu barel."
"Dan di 2029-2030 itu bisa tambah lagi menjadi 150 ribu barel hari (dari Wilayah Kerja yang dikelola ENI),” jelas Bahlil.
Secara teknis, Sumur Geliga-1 dibor hingga kedalaman 5.100 meter pada kedalaman air sekitar 2.000 meter.
Keberhasilan ini melengkapi rentetan penemuan Eni sebelumnya di Cekungan Kutai, seperti Geng North (2023), sumur Konta-1 (2025), serta sumur Gula yang memiliki potensi 2 Tcf gas dan 75 juta barel kondensat.
Pengembangan Blok Ganal direncanakan akan bersinergi dengan proyek North Hub (Geng North dan Gehem) serta South Hub (Gendalo dan Gandang).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement