Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Optimalisasi Produksi dan CCS
Di sisi operasional, BPMA menargetkan peningkatan kapasitas produksi di Blok B yang dikelola PEMA, dari saat ini 45 MMscfd, menjadi 60 MMscfd.
Proyek penambahan fasilitas produksi tersebut ditargetkan mulai beroperasi (onstream) pada Agustus 2025, dengan progres fisik saat ini mencapai 70%.
Pasokan gas ini nantinya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), dan industri di Medan melalui pipa Arun-Belawan (Arbel).
Sejalan dengan tren transisi energi, BPMA juga mendorong penerapan teknologi Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) di Lapangan Arun.
Lapangan ini dinilai sebagai aset yang paling siap secara teknis, karena telah mengalami penurunan cadangan (depleted) hingga 96%.
“Lapangan Arun adalah yang paling ready untuk CCS di Indonesia."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement