Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

RI Berpotensi Surplus Gula 2026, Sinyal Kuat Menuju Swasembada

RI Berpotensi Surplus Gula 2026, Sinyal Kuat Menuju Swasembada Kredit Foto: Reuters/Emmanuel Foudrot
Warta Ekonomi, Jakarta -

Potensi peningkatan produksi gula nasional mulai memberi sinyal positif bagi upaya menekan ketergantungan impor dalam beberapa tahun terakhir. Proyeksi terbaru bahkan menunjukkan peluang surplus untuk kebutuhan konsumsi domestik.

Kondisi ini menjadi indikasi awal bahwa Indonesia mulai mendekati target swasembada gula, setidaknya untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, capaian tersebut masih menjadi bagian dari proses panjang menuju kemandirian penuh, termasuk untuk sektor industri.

Kementerian Pertanian menargetkan produksi Gula Kristal Putih (GKP) tahun ini mencapai 3,04 juta ton. Angka tersebut diperkirakan mampu melampaui kebutuhan konsumsi nasional yang berada di kisaran 2,8 juta ton.

Dengan selisih tersebut, terdapat potensi surplus sekitar 0,2 juta ton yang dapat memperkuat cadangan dalam negeri. Surplus ini juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga gula di pasar domestik.

Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementan Abdul Roni menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak.

“Sinergi antara pemerintah, BUMN, swasta, petani tebu, dan seluruh pemangku kepentingan jadi kunci penting mewujudkan swasembada gula nasional,” ujar Abdul Roni dikutip dari ANTARA.

Dari sisi produksi, luas areal panen tebu nasional tercatat mencapai 576.538 hektare. Produktivitas GKP diperkirakan sebesar 5,28 ton per hektare dengan produktivitas tebu mencapai 70,87 ton per hektare.

Selain itu, rendemen nasional diproyeksikan berada di angka 7,45 persen yang mencerminkan efisiensi pengolahan yang terus membaik. Peningkatan ini menjadi indikator bahwa intervensi di sektor hulu mulai menunjukkan hasil nyata.

Baca Juga: Produksi Gula Nasional 2026 Diproyeksi 3,04 Juta Ton, Berpotensi Surplus Konsumsi

Pemerintah juga terus mendorong percepatan swasembada melalui berbagai kebijakan strategis. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk memperkuat produksi tebu nasional.

Dalam peta jalan yang telah disusun, produksi gula nasional ditargetkan mencapai 3,27 juta ton pada 2027. Target ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan gula yang berkelanjutan di dalam negeri.

Arah kebijakan menuju swasembada mulai menunjukkan progres yang terukur. Meski demikian, upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi tetap menjadi faktor kunci untuk menjaga tren positif tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat