Kredit Foto: Istimewa
Chery resmi memperkenalkan gebrakan terbarunya, Chery Tiggo V, pada ajang pameran Auto China 2026. Kendaraan ini mencuri perhatian karena hadir sebagai SUV keluarga tujuh penumpang yang dapat bertransformasi secara wujud dan fungsi menjadi sebuah mobil pikap.
Tiggo V sejatinya merupakan versi produksi massal dari mobil konsep T1TP yang sebelumnya diperkenalkan pada ajang Chery International User Summit 2025 di Wuhu, Tiongkok, Oktober 2025 lalu.
Pihak pabrikan menjulukinya sebagai "SUV keluarga pertama di lini Tiggo yang dapat bertransformasi dan serbaguna".
Berbeda dengan truk pikap kabin ganda Himla yang menggunakan rangka ladder-frame, Tiggo V dibangun di atas platform unibody. Dalam wujud standarnya, mobil ini adalah sebuah SUV (atau MPV, menurut penamaan Chery) tujuh penumpang.
Namun, berkat interior dan kursi yang fleksibel, mobil ini menawarkan enam konfigurasi berbeda, salah satunya mengubahnya menjadi kendaraan pembawa barang.
Perubahan wujud dari SUV menjadi pikap dapat dilakukan dengan cepat berkat cangkang bodi belakang yang dapat dilepas pasang (detachable rear body shell). Mengacu pada konsep T1TP, area kargo ini menawarkan kapasitas hingga 600 liter yang dilengkapi dengan empat titik pengait dan empat sekat partisi.
Disitat dari Paultan, mobil ini juga punya pembatas yang bisa dibuka antara kursi baris kedua dan bak kargo, sehingga memungkinkan pengguna untuk memuat barang berukuran panjang hingga menembus kabin penumpang.
Dari segi dimensi, Chery baru membeberkan bahwa Tiggo V memiliki jarak sumbu roda (wheelbase) 2.800 mm dengan tinggi interior mencapai 1.297 mm. Dimensi tinggi yang lapang ini sengaja dirancang untuk memudahkan akses keluar masuk serta pergerakan penumpang di dalam kabin.
Untuk urusan dapur pacu, Chery memastikan bahwa Tiggo V akan dipasarkan dalam dua opsi mesin: Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang mengusung teknologi Chery Super Hybrid, serta varian mesin bensin atau Internal Combustion Engine (ICE).
Tingkat efisiensi mobil ini juga patut disorot. Varian PHEV diklaim memiliki konsumsi bahan bakar 6,0 liter/100 km, sementara varian ICE mencatatkan angka 7,84 liter/100 km.
Selain fungsional, Tiggo V juga dibekali ketangguhan ala kendaraan off-road. Mobil ini memiliki ground clearance setinggi 220 mm dan sanggup menanjak di medan dengan kemiringan hingga 30 persen. Untuk kemampuan melintasi genangan air (wading depth), varian PHEV mampu menerjang air hingga kedalaman 700 mm, sedangkan versi bensin sanggup hingga kedalaman 650 mm.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai negara mana saja yang akan menjadi target pasar selanjutnya, konsep SUV berkapasitas besar yang dapat difungsikan ganda sebagai kendaraan niaga ini diprediksi akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mendambakan utilitas tanpa batas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat