Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bos Besar Zhang: Chery Mirip Toyota, Lepas setara Mazda, Omoda & Jaecoo dengan BYD, iCaur dengan Jeep

Bos Besar Zhang: Chery Mirip Toyota, Lepas setara Mazda, Omoda & Jaecoo dengan BYD, iCaur dengan Jeep Kredit Foto: Chery
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Chery International, Zhang Guibing baru-baru ini memaparkan peta posisi berbagai sub-merek di bawah naungan perusahaannya di pasar otomotif global.

Langkah ini dilakukan untuk menjawab kritik publik terkait banyaknya merek Chery yang dinilai belum memiliki diferensiasi jelas.

Dalam presentasinya, Zhang lalu membandingkan setiap merek Chery dengan produsen otomotif global yang telah mapan guna mempertegas identitas masing-masing lini produk.

Untuk merek utama, Chery, ia menyebut posisinya setara dengan merek mobil penumpang mainstream seperti Toyota, Hyundai, Volkswagen, dan MG.

Baca Juga: PT Mobil Anak Bangsa Gandeng Perusahaan China Kembangkan Bisnis Leasing Mobil Listrik

Sementara itu, merek Omoda & Jaecoo yang diposisikan lebih premium diklaim setara dengan Kia dan BYD. Namun, perbandingan dengan BYD dinilai unik karena arah pengembangan produk Jaecoo mulai bergeser ke desain yang lebih tangguh.

Zhang juga menyinggung merek Lepas yang diposisikan sejajar dengan Mazda. Meski demikian, Lepas disebut masih menghadapi tantangan dalam membangun identitas mandiri karena sejumlah modelnya masih sangat identik dengan produk Chery.

Untuk memperkuat citra tersebut, Lepas dikabarkan tengah menyiapkan lini kendaraan baru dengan karakter lebih sporty.

Sementara untuk merek iCaur, Zhang menegaskan posisinya sebagai brand kendaraan petualang yang sebanding dengan Jeep. Model-model iCaur disebut terinspirasi dari desain mobil off-road klasik seperti Toyota Land Cruiser, Mercedes-Benz G-Class, dan Land Rover Defender generasi awal.

Meski kemampuan off-road-nya belum sepenuhnya setara dengan referensi tersebut, iCaur dinilai berhasil menarik pasar berkat desain retro. Posisi merek ini diperkirakan akan semakin kuat dengan kehadiran model kendaraan listrik range-extended terbaru mereka.

Di segmen premium, Chery mengandalkan merek Exeed yang dipasarkan secara terbatas di wilayah seperti Timur Tengah dan Amerika Latin.

"Merek ini diposisikan untuk bersaing langsung dengan Lexus," katanya.

Dalam pernyataannya, Zhang menyampaikan apresiasi terhadap berbagai merek otomotif global dan Tiongkok yang telah menjadi referensi dalam pengembangan portofolio Chery.

Ia mengibaratkan setiap merek sebagai “pohon” yang tumbuh dari benih inspirasi tersebut, dan diharapkan berkembang menjadi ekosistem otomotif yang besar di masa depan, termasuk dengan kehadiran merek baru seperti Freelander.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat