- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Laba IPCC Tumbuh di Tengah Penurunan Pendapatan, Efisiensi Jadi Kunci
Kredit Foto: IPCC
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) berhasil menjaga tren kinerja positif pada kuartal I 2026. Meski pendapatan sedikit tertekan, Perseroan tetap mencatatkan peningkatan laba berkat efisiensi operasional yang solid.
Laba tahun berjalan IPCC tercatat sebesar Rp52,81 miliar, naik sekitar 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,17 miliar. Kenaikan ini ditopang oleh perbaikan kinerja operasional dan pengendalian biaya yang lebih optimal.
Dari sisi pendapatan, IPCC membukukan pendapatan operasi sebesar Rp202,20 miliar, sedikit turun dari Rp203,27 miliar pada tahun sebelumnya. Mayoritas kontribusi masih berasal dari pelayanan jasa terminal sebesar Rp199,88 miliar, sementara sisanya Rp2,32 miliar berasal dari jasa rupa-rupa, pengusahaan fasilitas, dan utilitas.
Secara geografis, Tanjung Priok menjadi kontributor utama dengan pendapatan Rp176,54 miliar. Disusul Makassar Rp7,20 miliar, Pontianak Rp5,20 miliar, Belawan Rp5,16 miliar, Banjarmasin Rp4,43 miliar, Balikpapan Rp3,62 miliar, dan Gresik sebesar Rp32 juta.
Di tengah tekanan pendapatan, Perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp118,44 miliar dari sebelumnya Rp125,52 miliar. Hal ini mendorong laba bruto naik menjadi Rp83,75 miliar dari Rp77,75 miliar.
Efisiensi juga tercermin dari beban umum dan administrasi yang turun menjadi Rp16,2 miliar dari Rp16,76 miliar, serta beban operasi lainnya yang menyusut menjadi Rp2,26 miliar dari Rp2,68 miliar. Dengan demikian, laba usaha meningkat menjadi Rp65,28 miliar dibandingkan Rp58,3 miliar pada periode sebelumnya.
Baca Juga: IPCC Bidik Pendapatan Tumbuh 12% di Tengah Lesunya Impor EV
Baca Juga: IPCC Cetak Laba Rp256 Miliar, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
Dari sisi neraca, total aset IPCC tercatat sebesar Rp2,03 triliun pada kuartal I 2026, sedikit menurun dari Rp2,05 triliun. Sementara itu, liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp626,22 miliar dari Rp697,43 miliar, dan ekuitas meningkat menjadi Rp1,41 triliun dari Rp1,36 triliun.
Kinerja ini menunjukkan kemampuan IPCC dalam menjaga profitabilitas di tengah tantangan, sekaligus memperkuat fondasi keuangan untuk pertumbuhan ke depan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri