Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Emas Bisa Tembus Rp2,98 Juta per Gram? Ini Skenario Terbarunya

Emas Bisa Tembus Rp2,98 Juta per Gram? Ini Skenario Terbarunya Kredit Foto: PT Kisa Mulia Abadi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga emas dunia masih bergerak fluktuatif di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global serta dinamika kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Pada perdagangan terakhir, harga emas dunia ditutup di level US$4.708 per troy ounce, sementara harga logam mulia domestik berada di kisaran Rp2.845.000 per gram.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan secara teknikal apabila harga mengalami pelemahan, level support pertama emas dunia diperkirakan berada di US$4.651 per troy ounce. Sementara itu, harga logam mulia diproyeksikan berada di level Rp2.800.000 per gram.

“Kemudian support kedua itu emas dunia di US$4.560 per troy ounce. Kemudian logam mulianya di Rp2.790.000 per gram,” kata Ibrahim Assuaibi kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).

Sebaliknya, apabila harga emas kembali menguat, level resistance pertama diproyeksikan berada di US$4.779 per troy ounce. Adapun harga logam mulia diperkirakan mencapai Rp2.865.000 per gram.

Sementara itu, level resistance kuat berikutnya untuk harga emas dunia diperkirakan berada di kisaran US$4.823 per troy ounce, dengan potensi harga logam mulia mendekati Rp2.980.000 per gram.

Ibrahim menilai pergerakan emas global saat ini dipengaruhi sejumlah faktor utama. Salah satunya ialah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Rencana pertemuan antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan menjadi perhatian pasar, meski situasi diplomatik masih dibayangi ketidakpastian.

Pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut kesiapan menghancurkan kapal Iran di Selat Hormuz di satu sisi, namun membuka peluang gencatan senjata permanen di sisi lain, memicu sentimen campuran di pasar komoditas global.

Baca Juga: Naik Rp20 Ribu, Emas Antam Akhir Pekan Ini Dijual Rp2.825.000 per Gram

Baca Juga: Menabung Emas Syariah Lagi Naik Daun, Ini Tips Biar Aman & Halal

Baca Juga: Emas Jadi Primadona Investasi di Tengah Ketidakpastian

Iran juga dilaporkan menolak pertemuan lanjutan setelah Amerika Serikat melakukan penangkapan kapal tanker Iran yang dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata.

“Nah Iran sendiri kemarin tidak mau melakukan pertemuan dikarenakan Amerika melanggar gencatan senjata, yaitu dengan melakukan penangkapan terhadap kapal tanker Iran. Kemudian Israel masih terus melakukan penyerangan terhadap Lebanon Selatan,” kata Ibrahim.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Annisa Nurfitri