Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Bersih Grup Astra Turun 15% pada Kuartal I 2026, tapi Buyback Saham Terus Berlanjut

Laba Bersih Grup Astra Turun 15% pada Kuartal I 2026, tapi Buyback Saham Terus Berlanjut Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja Grup Astra pada kuartal pertama 2026 mengalami tekanan dengan laba bersih per saham turun 15% menjadi Rp146. Sementara itu, tanpa memperhitungkan non-recurring charges, laba bersih per saham tercatat turun 7% menjadi Rp170.

Penurunan kinerja secara keseluruhan dipengaruhi oleh melemahnya kontribusi dari bisnis pertambangan emas, penurunan volume pada bisnis alat berat dan jasa penambangan, serta adanya sejumlah non-recurring charges pada periode berjalan.

Meski demikian, sejumlah lini usaha lainnya mencatatkan peningkatan kinerja dan mampu mengimbangi sebagian tekanan yang terjadi pada bisnis utama perseroan.

Perseroan juga melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan imbal hasil kepada pemegang saham melalui program pembelian kembali saham. Astra telah mengumumkan tahap ketiga program buyback dengan nilai hingga Rp2,0 triliun.

Pada kuartal pertama tahun ini, Astra terus menjalankan program pembelian kembali saham. Hingga saat ini, total realisasi buyback saham Astra telah mencapai Rp2,7 triliun.

Di saat yang sama, PT United Tractors Tbk (UT) juga melanjutkan program pembelian kembali saham pada kuartal pertama 2026. Sejak dimulai pada November 2025, total buyback saham UT telah mencapai Rp3,0 triliun.

Baca Juga: Astra Tingkatkan Pendapatan Warga Lombok dan Bandung lewat Komoditas Unggulan Global

Perseroan menyampaikan bahwa penurunan laba pada kuartal pertama 2026 terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi, dan Energi. Namun demikian, perbaikan kinerja pada bisnis lainnya dinilai mampu menahan tekanan lebih dalam terhadap kinerja grup.

Ke depan, Astra memandang kondisi pasar masih akan menantang di tengah ketegangan geopolitik yang terus berlangsung. Perseroan menegaskan akan tetap mengelola tantangan jangka pendek secara cermat dan disiplin, sembari menjaga fokus pada penciptaan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat