Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Networking Buka Peluang Investor hingga Pasar Baru di Industri F&B

Networking Buka Peluang Investor hingga Pasar Baru di Industri F&B Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Praktisi bisnis dan strategic networking advisor, Elizabeth Setiaatmadja, menilai networking menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan bisnis di industri food & beverage (F&B).

Elizabeth menekankan bahwa networking bukan sekadar pelengkap dalam bisnis, melainkan accelerator yang mampu membuka berbagai peluang strategis.

“Di industri F&B, growth sering kali datang bukan hanya dari produk yang enak, tetapi dari siapa yang mengenal, mempercayai, dan merekomendasikan bisnis kita,” ujar Elizabeth dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, melalui networking, pelaku usaha dapat memperoleh akses terhadap supplier yang tepat, investor, lokasi strategis, peluang kolaborasi, exposure media, hingga loyal customer.

Ia juga menyoroti bahwa event seperti MoreFood Expo bukan hanya tempat melihat produk, melainkan ruang besar untuk membuka peluang bisnis baru.

“Kadang peluang terbesar justru datang dari percakapan yang tidak direncanakan,” katanya.

Dalam talkshow tersebut, Elizabeth mengajak pengunjung untuk tidak hanya datang sekadar melihat-lihat booth, tetapi aktif membangun koneksi dengan exhibitor maupun sesama pengunjung.

Berdasarkan pengamatannya selama berkeliling area pameran, banyak vendor internasional menghadirkan teknologi dan produk yang dinilai masih jarang ditemukan di Indonesia.

“Kalau teknologi lebih baik dan harga bisa lebih kompetitif, kenapa tidak dimanfaatkan? Yang penting jangan hanya lihat-lihat, tapi make connection,” ujarnya.

Menurut Elizabeth, tantangan komunikasi dalam bisnis global seharusnya tidak menjadi penghalang untuk membangun relasi. Ia mendorong pelaku usaha untuk tetap proaktif menjalin koneksi dan membuka peluang kolaborasi baru selama pameran berlangsung.

Baca Juga: Resmi Dibuka, FLEI Business Show 2026 Tawarkan 150 Lebih Bisnis Waralaba Potensial

Baca Juga: MoreFood Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Akses Global bagi Industri F&B di JIExpo Kemayoran

Selain exhibitor internasional, Elizabeth menilai networking juga dapat tercipta dari interaksi sederhana di area acara.

“Kadang vendor atau partner yang selama ini kita cari justru duduk di sebelah kita,” tambahnya.

Dalam sesi interaktif bersama audiens, Elizabeth turut membagikan sejumlah prinsip dasar networking yang efektif, khususnya bagi pelaku usaha yang masih baru atau merasa introvert.

Menurutnya, kesalahan paling umum saat networking adalah terlalu fokus pada penjualan dan diri sendiri.

“Networking terbaik dibangun lewat relationship terlebih dahulu, bukan langsung pitching atau jualan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa networking yang menghasilkan bisnis bukan hanya soal mengenal banyak orang, tetapi tentang membangun trust, melakukan follow up, dan menciptakan value dalam hubungan profesional.

Untuk pemula, Elizabeth menyarankan langkah sederhana berupa keberanian memulai percakapan dan menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap orang lain.

“Networking bukan tentang menjadi orang paling menarik. Networking adalah kemampuan membuat orang lain merasa dihargai,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Elizabeth juga membagikan pentingnya communication skill dan bahasa tubuh dalam membangun koneksi bisnis. Menurutnya, kemampuan komunikasi visual sering kali menentukan bagaimana seseorang diterima dalam relasi profesional.

Selain itu, ia mendorong pelaku usaha untuk aktif membangun personal branding, baik secara online maupun offline.

“Online membantu visibility, sementara offline membangun trust lebih cepat. Yang paling powerful adalah kombinasi keduanya,” jelasnya.

Menutup sesi talkshow, Elizabeth menyampaikan bahwa mindset utama dalam networking adalah berhenti berpikir tentang siapa yang bisa membantu diri sendiri, dan mulai fokus pada bagaimana menciptakan value bagi orang lain.

“One genuine relationship can change the direction of your business,” tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra