Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jaga Serapan Tenaga Kerja, Anggota DPR Puteri Komarudin Minta Pemerintah Temukan Titik Tengah Antara Buruh dan Sektor Swasta

Jaga Serapan Tenaga Kerja, Anggota DPR Puteri Komarudin Minta Pemerintah Temukan Titik Tengah Antara Buruh dan Sektor Swasta Kredit Foto: DPR
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin, meminta pemerintah untuk merumuskan keputusan berimbang dalam upaya melindungi keberlangsungan sektor industri nasional. Pemerintah harus bisa melihat kebutuhan tenaga kerja atau buruh dengan kepentingan sektor swasta yang berperan sebagai penyedia lapangan pekerjaan.

Menurutnya, kebijakan yang diambil harus mampu mengakomodasi aspirasi dari kedua belah pihak agar tidak ada salah satu elemen industri yang merasa dirugikan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan iklim investasi tetap kondusif.

"Kalau dari sektor industri kebutuhannya ada dua, bagaimana pemerintah itu menyeimbangkan kepentingan tenaga kerja atau buruh dan juga kepentingan sektor swasta atau perusahaannya sebagai penyedia lapangan pekerjaannya," ujarnya.

Ia berpendapat sektor usaha dan tenaga kerja memiliki hubungan ketergantungan yang tidak dapat dipisahkan. Jika sektor usaha mengalami hambatan, maka ketersediaan lapangan kerja bagi buruh akan terancam. Sebaliknya, tanpa kehadiran tenaga kerja, sektor usaha tidak akan dapat beroperasi secara maksimal. "Middle ground-nya itu harus selalu kita temukan," tambahnya.

Selain soal ketenagakerjaan, Puteri juga menyoroti peran sektor swasta dalam memajukan ekonomi daerah, khususnya di Karawang. Pemerintah sangat membutuhkan sektor swasta untuk menyalurkan program-program yang menjadi perhatian. Ia juga mengatakan bahwa sektor swasta memiliki program pengembangan kapasitas masyarakat.

Baca Juga: Perempuan Jadi Tulang Punggung Pariwisata, Sumbang 54% Tenaga Kerja dan UMKM Rp2.343 Triliun

Lebih lanjut, dirinya selaku anggota DPR terus berupaya menciptakan regulasi dan anggaran yang mendukung iklim investasi. Penyederhanaan perizinan dan kemudahan aturan investasi menjadi fokus utama agar perusahaan, termasuk multinasional, dapat merealisasikan investasinya dengan baik di Indonesia.

"Harapannya kerja sama seperti ini bisa kita terus dijalankan bersama-sama supaya nanti apa yang menjadi target cita-cita dari Pak Presiden, pertumbuhan ekonomi 8 persen dan tentu pemerataan ekonomi di seluruh daerah, termasuk juga di Karawang itu bisa dilakukan," kata Puteri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: