Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dipanggil Prabowo, Bahlil Bawa Kabar Terbaru Soal CNG 3 Kg dan PLTS 100 GW

Dipanggil Prabowo, Bahlil Bawa Kabar Terbaru Soal CNG 3 Kg dan PLTS 100 GW Kredit Foto: BPMI

Namun, untuk penggunaan di tingkat rumah tangga rakyat melalui tabung 3 kilogram, pemerintah masih melakukan pengujian ketat dari sisi keamanan.

“Tapi kan kita lagi melakukan uji coba terhadap tabung yang 3 kilogram untuk rakyat. Nah, 3 kilogram ini daya tekanannya kan besar, 250 bar. Jadi ini harus dicek dulu. Kalau sudah lolos uji, baru bisa kita (luncurkan),” jelasnya.

Bahlil merinci bahwa proses uji coba keamanan tabung bertekanan tinggi tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda guna memastikan keselamatan pengguna sebelum didistribusikan secara massal.

“Ada dua. Satu, karena pabriknya itu ada di China. Dan yang kedua adalah kita akan melakukan di Indonesia ya,” ungkap Bahlil.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, menyebutkan bahwa memang tabung CNG 3 kg untuk tahap awal akan diimpor dari Tiongkok.

Laode menjelaskan bahwa langkah impor ini dilakukan sebagai tahap awal implementasi sebelum industri dalam negeri mampu memproduksi tabung tersebut secara mandiri.

"Ya, China. Banyak sih negara yang memproduksi, tapi sejauh ini kita (melirik) China. (Berarti ada kemungkinan kita ambil dari sana nanti ?). Iya, seperti itu untuk tahap awal," ungkap Laode saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Senin (18/5/2026).

Meski demikian, Laode belum bersedia mengungkapkan pihak mana yang nantinya akan ditugaskan untuk mengeksekusi impor tersebut. "Itu tunggu ya, nanti Pak Menteri yang akan mengumumkan," lanjutnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra