Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Secara spesifikasi, mobil ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang menghasilkan tenaga 72 kW dan torsi 125 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem motor listrik EHS (Electric Hybrid System) 5.0 yang mampu berputar hingga 15.000 rpm.
Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan performa responsif sekaligus efisiensi bahan bakar tinggi. BYD bahkan menyebut konsumsi BBM M6 DM dapat mencapai 65 km per liter dengan total jarak tempuh lebih dari 1.800 km.
Sementara untuk mode listrik penuh, mobil ini disebut mampu melaju hingga 300 km tanpa bantuan mesin bensin.
Teknologi Dual Mode yang dibawa M6 DM memiliki tiga pola kerja utama, yakni EV, HEV Series, dan HEV Parallel.
Pada mode EV, kendaraan sepenuhnya digerakkan motor listrik sehingga memberikan sensasi berkendara senyap seperti mobil listrik murni. Mesin bensin hanya berada dalam posisi siaga.
Kemudian pada mode HEV Series, mesin bensin akan aktif otomatis saat daya baterai mulai menurun. Namun dalam kondisi ini roda tetap digerakkan oleh motor listrik, sedangkan mesin berfungsi sebagai generator pengisi daya.
Baca Juga: BYD Gebrak RI dengan Teknologi Dual Mode, Mobil EV Bisa Tempuh 1.800 Km
Sementara mode HEV Parallel memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja bersamaan untuk menggerakkan roda. Mode ini dirancang untuk memberikan akselerasi lebih agresif, terutama saat menyalip atau melaju pada kecepatan tinggi.
Dalam kondisi tertentu, mesin bensin juga dapat mengambil alih penggerak roda secara penuh demi menjaga efisiensi bahan bakar tetap optimal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman