Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's

Panduan Menjalankan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Baznas dan MUI menjelaskan, tata cara puasa Tarwiyah dan Arafah pada dasarnya sama seperti puasa wajib pada umumnya, yakni dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Berikut panduan pelaksanaannya:

1. Membaca Niat Puasa

Niat Puasa Tarwiyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”

2. Sahur

Baznas menekankan sahur bukan sekadar makan sebelum berpuasa, tetapi juga sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

“Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah,” demikian hadis riwayat Bukhari yang dikutip Baznas.

Selain menjaga kekuatan fisik selama puasa, waktu sahur juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, doa, dan istigfar.

3. Menjaga Perilaku Selama Puasa

MUI dan Baznas mengingatkan bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa seperti bertengkar, berbohong, menggunjing, hingga berkata kasar.

4. Menyegerakan Berbuka

Umat Islam dianjurkan segera berbuka ketika azan Magrib berkumandang.

Doa berbuka puasa yang dianjurkan:

“Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.”

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

Selain ibadah puasa sunnah, momentum Idul Adha juga identik dengan peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari pembelian hewan kurban, distribusi daging, hingga peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang hari raya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: