Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Semua Dikerjakan Perempuan! Wamen PPPA Bongkar Fakta Lapangan

Semua Dikerjakan Perempuan! Wamen PPPA Bongkar Fakta Lapangan Kredit Foto: Dok. Kemen PPPA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan mengungkapkan bahwa perempuan selama ini memegang peran besar dalam sektor pembangunan, mulai dari pertanian jagung, produksi gula aren, hingga menjaga tradisi kain lokal. 

Meski kontribusinya nyata, peran perempuan kerap belum mendapat pengakuan yang memadai.

Hal tersebut disampaikan Wamen PPPA saat menghadiri Diskusi Festival Raksha Loka dalam sesi Loka Wicara bertema “Peta Jalan Indonesia Lestari” di M Bloc Space.

“Perempuan harus diberi ruang dan akses yang lebih besar dalam proses pembangunan, termasuk dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. Perempuan selama ini telah berperan besar dalam menjaga lingkungan, mengelola pangan lokal, hingga menopang ekonomi keluarga, namun kontribusi tersebut sering kali belum mendapatkan pengakuan yang memadai. Kalau kita keliling ke daerah-daerah, yang mengerjakan pertanian jagung perempuan, yang membuat gula aren perempuan, yang menjaga tradisi kain lokal juga perempuan. Artinya negara perlu hadir memberikan peluang dan ruang akses kepada perempuan,” ujarnya, dikutip dari siaran pers Kemen PPPA, Senin (25/5).

Wamen PPPA juga mendorong agar partisipasi perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) diperkuat melalui kebijakan afirmatif. Wamen PPPA menekankan perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus dilibatkan sebagai pengambil keputusan dan pemberi masukan terhadap program-program pemerintah yang menyangkut kebutuhan masyarakat di desa.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen PPPA juga menjelaskan program Kebun Pangan Lokal Perempuan yang dikembangkan Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra. Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan melalui pengelolaan potensi pangan lokal dari hulu. Melalui program ini, perempuan juga didorong memiliki akses terhadap pengelolaan lahan dan pengembangan usaha berbasis komunitas.

“Program Kebun Pangan Lokal Perempuan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga menjadi ruang penguatan kapasitas perempuan. Dalam komunitas tersebut, perempuan dapat memperoleh edukasi mengenai parenting, ketahanan keluarga, perlindungan hukum, hingga penguatan kepercayaan diri untuk berdaya secara ekonomi dan sosial,” kata Wamen PPPA.

Baca Juga: Menteri PPPA Murka, Ayah Kandung Diduga Cabuli Dua Anak di Klaten

Baca Juga: MK Ketok Palu: KPU Wajib Diskualifikasi Parpol yang Gagal Penuhi Kuota Caleg Perempuan 30 Persen

Wamen PPPA juga menyoroti peran perempuan dalam situasi bencana dan krisis. Wamen PPPA mengatakan perempuan sering menjadi pihak yang paling terdampak, namun di saat yang sama juga menjadi sosok paling tangguh dalam menjaga keluarga dan komunitas.

“Melalui forum Festival Raksha Loka, saya berharap berbagai praktik baik dan solusi dari masyarakat dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Saya optimis penguatan komunitas perempuan dapat menciptakan desa yang lebih mandiri, lestari, dan memiliki ketahanan sosial maupun ekonomi yang lebih kuat di masa depan,” pungkas Wamen PPPA.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya