Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Saham BAPA Dibekukan Bursa, Belvin Malah Ngaku Tak Tahu Kepemilikan Lewat 5%

Saham BAPA Dibekukan Bursa, Belvin Malah Ngaku Tak Tahu Kepemilikan Lewat 5% Kredit Foto: Instagram/Belvin Tannadi.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Influencer pasar modal Belvin Tannadi (BVN) akhirnya buka suara terkait kepemilikannya di saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) yang menjadi sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam surat klarifikasi kepada BEI dan manajemen BAPA, Belvin mengaku membeli saham BAPA melalui transaksi pasar reguler dan tidak menggunakan rekening nominee.  

Klarifikasi tersebut disampaikan Belvin dalam surat tertanggal 25 Mei 2026, menyusul permintaan penjelasan dari BEI terkait kepemilikan 48.554.600 saham atau setara 7,337% saham BAPA per 30 April 2026. Pada tanggal yang sama, perdagangan saham BAPA disuspensi oleh BEI.  

Dalam surat itu, Belvin menyebut transaksi pembelian saham terjadi di pasar reguler melalui sistem bursa.

“Transaksi terjadi di pasar reguler. Interaksi antar investor tidak terjadi secara langsung face-to-face, melainkan melalui sistem elektronik yang terintegrasi melalui sistem bursa,” tulis Belvin.  

Ia juga membantah menggunakan rekening nominee dalam transaksi saham BAPA.

“Saya tidak pernah memiliki rekening efek nominee, semua transaksi jelas atas nama BELVIN TANNADI,” tulisnya.  

Belvin mengaku tidak menyadari bahwa kepemilikan sahamnya telah melampaui batas 5% yang mewajibkan penyampaian Laporan Kepemilikan Saham (LKS) kepada regulator.

“Tidak mengetahui sudah melebihi 5% kepemilikkan,” ujarnya.  

BEI sebelumnya juga meminta penjelasan mengenai kemungkinan keterlibatan PT Adicipta Griya Sejati (AGS) dan PT Inti Fikasa Sekuritas (BF) dalam kepemilikan saham BAPA.

Baca Juga: Saham BAPA Kena Suspensi Bursa, BOBA Kembali Diperdagangkan

Baca Juga: Sepi IPO, BEI Sebut Ada 15 Perusahaan Siap Masuk Pasar

Namun, Belvin membantah memiliki hubungan afiliasi dengan kedua pihak tersebut.

“Tidak,” tulisnya saat menjawab pertanyaan mengenai afiliasi dengan AGS dan BF.  

Belvin menyebut sumber dana pembelian saham BAPA berasal dari keuntungan investasi sebelumnya.

“Modal dari keuntungan investasi sebelumnya,” tulisnya.  

Sebelumnya, Direktur Utama BAPA Warinton Simanjuntak mengaku perseroan tidak mengetahui latar belakang masuknya BVN sebagai pemegang saham besar.

“Perseroan tidak mengetahui latar belakang BVN masuk sebagai pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan yang besar,” ujar Warinton.

Tak hanya itu, manajemen BAPA juga mengaku tidak mengetahui detail transaksi yang membuat BVN menguasai jutaan saham perseroan, mulai dari pihak penjual, harga transaksi, jenis pasar, hingga tanggal pembelian.

BEI lalu memperluas pertanyaan terkait kemungkinan penggunaan rekening nominee, hubungan BVN dengan PT Adicipta Griya Sejati (AGS) dan PT Inti Fikasa Sekuritas (BF), hingga sumber dana pembelian saham tersebut.

Namun, seluruh pertanyaan itu disebut telah diteruskan kepada BVN untuk dimintai penjelasan langsung.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri