Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ade Armando: Saya Dituduh 'Cakar-Cakaran' dengan PSI Agar Membuka Kebusukan Jokowi

Ade Armando: Saya Dituduh 'Cakar-Cakaran' dengan PSI Agar Membuka Kebusukan Jokowi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ade Armando baru-baru ini menegaskan bahwa dirinya tidak menjadi pihak yang menyerang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Jokowi usai mundur sebagai kader PSI.

Ia hanya melontarkan kritik terkait rencana blusukan Jokowi pada bulan depan usai sembuh dari sakitnya.

Dalam video yang diunggah pada Senin (25/5/2026), Ade Armando menyatakan tetap mendukung Jokowi dan PSI. Ia bahkan menegaskan dukungannya terhadap PSI pada Pemilu 2029 dan akan tetap merekomendasikan PSI kepada pemilih yang bertanya kepadanya.

"Saya hanya punya pendapat berbeda mengenai strategi blusukan Jokowi yang kerap melibatkan logo atau kader PSI," ujarnya.

Kembali mengulang, Ade menyatakan di video sebelumnya bahwa jika blusukan Jokowi nantinya menggunakan kendaraan PSI, maka berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat bahwa Jokowi sedang mempromosikan partai yang kini dipimpin anaknya, Kaesang Pangarep. Ia khawatir hal itu bisa menjadi bumerang bagi citra Jokowi dan PSI.

Ade Armando menambahkan bahwa kritik yang disampaikannya bersifat internal dan membangun. Ia menyerukan agar PSI lebih sabar dan tidak terlalu cepat terlihat menempel dengan Jokowi.

"Saya mundur karena alasan spesifik, bukan karena menyerang PSI atau Jokowi," tegasnya.

Ia juga membantah keras narasi yang menyebut dirinya 'cakar-cakaran dengan PSI untuk membongkar kebusukan Jokowi, itu tuduhan dari orang yang kalah Pilpres," katanya.

Ade berharap pendukung Jokowi dan PSI yang waras tidak terpengaruh fitnah. Ia mengatakan mungkin harus mengundurkan diri dari PSI, tapi tetap mendukung PSI dan Jokowi. Ia menekankan pentingnya menggunakan logika dan akal sehat di tengah banyaknya fitnah yang beredar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat