- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Intervensi Pasar Skala Masif, Bapanas Geber 4.973 Gerakan Pangan Murah Demi Redam Inflasi Iduladha
Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) kerap menjadi pemicu lonjakan inflasi volatile food atau pangan bergejolak.
Mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Iduladha 1447 Hijriah, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat stabilisasi harga pangan lewat program Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Bapanas, Kelik Budiana, mengatakan pemerintah terus memperluas pelaksanaan operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
“Kami terus mendorong Gerakan Pangan Murah. Hingga Januari–Mei tahun ini, telah terealisasi sebanyak 4.973 kali di 36 provinsi dan 374 kabupaten/kota. Khusus bulan Mei, totalnya mencapai 518 kali,” ujar Kelik dalam keterangan resmi Bapanas, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: Jelang Iduladha, Pemerintah Gaspol Gelar Pangan Murah di Ratusan Daerah
Baca Juga: Amran Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Nakal, Mafia Pangan Disikat!
Menurut Kelik, program tersebut diharapkan mampu memotong rantai distribusi yang panjang sehingga harga pangan di tingkat konsumen dapat tetap terkendali.
“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan kebutuhan masyarakat terpenuhi sekaligus mampu menekan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun di bawah HET,” katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: