Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

DSSA Masih Berdarah-Darah, BRPT dan TPIA Mulai Rebound

DSSA Masih Berdarah-Darah, BRPT dan TPIA Mulai Rebound Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham emiten Grup Barito Pacific seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi penopang utama perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah tekanan tajam pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang masih terpuruk sepanjang tahun berjalan.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan saham BRPT dan TPIA masuk jajaran penggerak utama IHSG pada perdagangan Selasa (26/5/2026), ketika indeks ditutup melemah 1,23% ke level 6.130,190.  

BRPT tercatat naik 5,07% dan menyumbang 4,22 poin terhadap IHSG, sedangkan TPIA menguat 7,65% dengan kontribusi 2,79 poin terhadap indeks. Keduanya masuk daftar top leaders perdagangan harian BEI.  

Penguatan tersebut terjadi di tengah tingginya aktivitas perdagangan saham Grup Prajogo Pangestu. Berdasarkan data BEI, BRPT menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar kedua mencapai Rp1,18 triliun atau 6,52% dari total nilai perdagangan bursa. Sementara TPIA mencatat nilai transaksi Rp1,06 triliun atau 5,88% dari total perdagangan harian.  

Selain dari sisi nilai transaksi, BRPT juga menjadi saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi di pasar mencapai 94.556 kali transaksi. TPIA menyusul dengan frekuensi 47.366 kali transaksi.  

Beda nasib, saham DSSA malah masih menjadi pemberat indeks. Pada perdagangan hari ini, DSSA turun 10% dan mengurangi 4,23 poin IHSG.  

Tekanan terhadap DSSA juga masih berlanjut secara tahunan. Data BEI menunjukkan saham DSSA menjadi saham dengan kontribusi negatif terbesar terhadap IHSG sepanjang tahun berjalan dengan pelemahan mencapai 89,31% dan dampak penurunan indeks sebesar 318,58 poin.  

Baca Juga: FTSE Coret DSSA hingga HILL, Bos Bursa: Konsekuensi Reformasi Pasar

Baca Juga: IHSG Siang Ini Terapresiasi 0,83% ke 7.029, BRPT, SMGR dan BBRI Top Gainers LQ45

Kondisi serupa juga dialami sejumlah saham konglomerasi besar lainnya. Saham BREN tercatat melemah 72,78% secara tahunan, TPIA turun 72,86%, sementara BRPT terkoreksi 52,45% sejak awal tahun.  

Secara keseluruhan, IHSG ditutup melemah 76,159 poin ke level 6.130,190 dengan nilai transaksi saham mencapai Rp18,08 triliun dan investor asing mencatatkan net sell Rp1,59 triliun pada perdagangan hari ini.  

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri