Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bareng Huawei, Anak Dian Swastatika (DSSA) Perkuat Sistem PLTS dan BESS

Bareng Huawei, Anak Dian Swastatika (DSSA) Perkuat Sistem PLTS dan BESS Kredit Foto: PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anak PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daya Mas Agra Sejahtera (Dian Solar) resmi mengoperasikan kantor pusat baru di lantai 16 Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta. Peresmian tersebut sekaligus menandai peluncuran Solar Innovation Hub. Ia merupakan pusat monitoring performa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis real-time yang didukung teknologi FusionSolar dari Huawei Digital Power.

Direktur PT Daya Mas Agra Sejahtera, Gisela Lesmana mengatakan Solar Innovation Hub menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional seluruh aset PLTS.

Baca Juga: Saham DSSA dan BREN Jadi Korban MSCI, Harga Anjlok Tajam

“Melalui Solar Innovation Hub, kami berkomitmen menjaga efisiensi operasional seluruh aset PLTS kami. Dukungan teknologi FusionSolar memungkinkan pemantauan real time yang lebih akurat, sehingga setiap kendala di site dapat teratasi dengan cepat,” ujar Gisela Lesmana.

Solar Innovation Hub dirancang sebagai pusat kendali terintegrasi untuk memantau performa sistem energi secara real-time dan berbasis data. Melalui wall mounted monitoring system, Dian Solar kini dapat memantau operasional seluruh proyek PLTS secara langsung dari satu pusat kontrol.

Teknologi FusionSolar dari Huawei menjadi tulang punggung sistem tersebut melalui integrasi fitur monitoring real-time, Smart PV Optimizer, hingga proteksi aktif AFCI (Arc Fault Circuit Interruption). Teknologi ini memungkinkan pengelolaan energi menjadi lebih efisien, aman serta responsif terhadap kondisi operasional di lapangan.

Lesmana menambahkan bahwa sinergi dengan Huawei juga menjadi fondasi bagi perusahaan untuk mempercepat pengembangan kapasitas sistem Operation & Maintenance (O&M) pada Battery Energy Storage System (BESS) dengan kapasitas sekitar 25 MWh tahun ini.

Saat ini, sistem monitoring FusionSolar telah diterapkan di seluruh site proyek Dian Solar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Dian Solar dan Huawei juga menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan solusi Smart PV dan ekosistem energy storage terintegrasi di Indonesia.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan kesiapan Dian Solar dalam pengembangan Battery Energy Storage System (BESS) berbasis teknologi Smart PV Monitoring System (FusionSolar) dari Huawei.

Teknologi tersebut memungkinkan monitoring real-time, intelligent energy management serta sistem yang scalable untuk mendukung pengelolaan aset energi dalam skala lebih besar di masa depan.

Selain itu, kerja sama juga mencakup pengembangan sistem Operation & Maintenance (O&M) digital berbasis monitoring real-time untuk teknologi BESS Huawei. Sistem ini memungkinkan proses pemantauan, analisis performa, dan pengecekan sistem dilakukan secara jarak jauh tanpa perlu datang langsung ke lokasi proyek.

Dian Solar menyebut implementasi teknologi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem manajemen energi yang lebih modern, efisien, dan responsif.

Baca Juga: Surplus Listrik Hijau, Kolombia Bidik Jadi Hub Penambangan Bitcoin

Melalui kolaborasi ini, perusahaan menegaskan komitmennya dalam memperluas solusi energi baru terbarukan (EBT) sekaligus membangun sistem energi terintegrasi yang lebih cerdas, aman, dan berkelanjutan bagi sektor industri di Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar