Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AS vs Iran: Rudal Terbang, Damai Buyar, Minyak Dunia Panas!

AS vs Iran: Rudal Terbang, Damai Buyar, Minyak Dunia Panas! Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perang Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meledak di tengah negosiasi intensif untuk menyepakati perjanjian damai antara kedua negara.

Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi telah melakukan serangan defensif terukur terhadap unit pesawat nirawak milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis dekat Selat Hormuz.

Serangan ini dilakukan karena situs tersebut dinilai menimbulkan ancaman langsung terhadap pasukan AS dan keselamatan lalu lintas maritim di jalur vital minyak dunia. Pasukan AS menembak jatuh empat drone serbu Iran dan menghancurkan satu ground control station sebelum drone kelima sempat diluncurkan.

Iran langsung membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke arah Kuwait, menargetkan aset militer AS. Sirene bahaya dan sistem pertahanan udara diaktifkan untuk mencegat proyektil tersebut.

Dampak ke Harga Minyak

Ketegangan ini menjadi sorotan di media sosial. Penulis buku investasi Desmond Wira melalui akun X menuliskan bahwa harga minyak dunia ikut naik tipis, sempat menyentuh 94 USD per barel (WTI).

"Sementara harga minyak dunia naik tipis, terakhir $WTI 94 USD per barel. Negosiasi gencatan senjatanya batal?" tulisnya, dikutip dari akun X pribadinya, Kamis (28/5).

Namun, data terbaru menunjukkan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kini berada di kisaran 90,16–90,98 USD per barel. Level 94 USD per barel merupakan harga perdagangan sebelumnya sebelum pasar bergejolak akibat eskalasi konflik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: