Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Utang Bank Jangka Pendek PLN Melonjak 167% di 2025

Utang Bank Jangka Pendek PLN Melonjak 167% di 2025 Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan

PLN membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp9,91 triliun pada 2025, turun dari torehan periode 2024 yang mencapai Rp75,35 triliun. Penurunan kas operasi ini dipicu oleh jumlah pembayaran kas kepada pemasok dan pihak ketiga yang mencapai Rp447,77 triliun pada tahun 2025.

Sementara itu, untuk aktivitas investasi, perseroan mencatatkan defisit kas sebesar Rp62,16 triliun yang mayoritas dialokasikan untuk perolehan aset tetap senilai Rp63,72 triliun. 

Guna memenuhi kebutuhan tersebut, aktivitas pendanaan perseroan mengamankan arus kas masuk bersih sebesar Rp32,86 triliun, berbalik dari tahun 2024 yang mencatat arus kas keluar bersih sebesar minus Rp7,83 triliun.

Kondisi pengetatan likuiditas dan peningkatan beban utang ini juga berjalan beriringan dengan penurunan profitabilitas perseroan pada periode yang sama. Laba tahun berjalan PLN tahun 2025 turun menjadi Rp7,26 triliun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp21,23 triliun.

Penurunan laba bersih ini turut dipengaruhi oleh kenaikan rugi selisih kurs bersih yang mencapai Rp12,46 triliun pada 2025, naik dari rugi kurs tahun 2024 yang sebesar Rp6,78 triliun. 

Setelah diakumulasikan dengan rugi pengukuran kembali program manfaat pasti sebesar Rp9,05 triliun, PLN membukukan total rugi komprehensif tahun berjalan sebesar Rp1,50 triliun pada 2025, berbalik dari tahun 2024 yang mencetak untung komprehensif Rp52,08 triliun.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra