Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Satu Keluarga Kuasai Kaltim, Rudy Mas’ud Jadi Sorotan

Satu Keluarga Kuasai Kaltim, Rudy Mas’ud Jadi Sorotan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud kembali menjadi sorotan publik, bukan hanya karena kebijakan anggaran kontroversial, tetapi juga karena dominasi keluarganya di panggung politik daerah.

Seorang warganet dengan akun X @dimarsa**** menyoroti bahwa Rudy tidak sendirian memimpin Kaltim, melainkan bersama anggota keluarganya yang menduduki jabatan strategis.

"Kaltim 2025: satu provinsi, satu keluarga. Rudy Mas'ud = Gubernur, Hasanudin Mas'ud = Ketua DPRD (kakaknya), Rahmad Mas'ud = Walikota Balikpapan, Abdul Gafur Mas'ud = mantan Bupati PPU, kena OTT KPK, divonis 2x , 5,5 tahun & 6 tahun," tulsnya dalam akun X pribadinya, Jumat (29/5).

"Satu keluarga pegang eksekutif + legislatif + kota sekaligus. Dan adik bungsunya udah dua kali dihukum pengadilan tipikor. Ini bukan dinasti. Ini kartel," imbuhnya.

Sebaga informasi, Hasanuddin Mas'ud merupakan kakak sulung dari Rudy yang menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Posisinya sebagai pimpinan tertinggi legislatif provinsi dinilai kontroversial oleh masyarakat karena bertugas mengawasi kinerja adiknya sendiri selaku kepala eksekutif.

Baca Juga: Range Rover dan Akuarium Rp200 Juta, Netizen Sebut Rudy Mas'ud Tak Kena Efisiens Anggaran

Sementara Rahmad Mas'ud (Kakak Kedua) menjabat sebagai Wali Kota Balikpapan. Ia memimpin salah satu kota pusat ekonomi terbesar di Kalimantan Timur.

Abdul Gafur Mas'ud (Adik Bungsu) yang merupakan mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU). Karir politiknya hancur setelah terjun dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Ia divonis dua kali dalam kasus berbeda: suap proyek infrastruktur dan korupsi penyertaan modal Perumda, dengan hukuman masing-masing 5,5 tahun dan 6 tahun penjara.

Mereka semua merupakan anak dari pasangan Haji Mas'ud dan Syarifah Ruwaidah Alqadri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya