Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mama Yasinta Bantah Dijemput TNI untuk Laporkan Film Pesta Babi: Saya Datang Karena Harga Diri

Mama Yasinta Bantah Dijemput TNI untuk Laporkan Film Pesta Babi: Saya Datang Karena Harga Diri Kredit Foto: GERINDRA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mama Yasinta Bantah Dijemput TNI untuk Laporkan Film Pesta Babi: Saya Datang Karena Harga Diri

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta, akhirnya buka suara terkait berbagai spekulasi yang muncul setelah dirinya melaporkan film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya. Ia menegaskan langkah hukum yang ditempuh bukan karena dorongan pihak tertentu, melainkan karena merasa harga dirinya telah dirugikan.

Mama Yasinta secara tegas membantah kabar yang menyebut dirinya dijemput atau diarahkan oleh TNI untuk membuat laporan polisi. Ia juga memastikan tidak pernah mengalami intimidasi sebelum memutuskan datang ke Jakarta.

"TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya," kata Mama Yasinta, Minggu (31/5/2026).

Selain isu keterlibatan TNI, beredar pula kabar yang menyebut keberangkatannya ke Jakarta dibiayai oleh pengusaha tertentu. Namun, Mama Yasinta menegaskan seluruh perjalanan dilakukan secara mandiri tanpa bantuan pihak mana pun.

"Itu tidak benar, Nak, itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang," ujarnya. Ia bahkan menepis kabar yang menyebut dirinya menggunakan fasilitas khusus untuk berangkat ke ibu kota.

Menurut Mama Yasinta, inti persoalan yang membuatnya mengambil langkah hukum adalah penggunaan wajah dan aktivitas dirinya dalam film Pesta Babi tanpa persetujuan. Ia merasa tidak pernah diajak berdiskusi ataupun dimintai izin sebelum film tersebut diputar di berbagai tempat.

Kekecewaan itu bermula ketika dirinya menghadiri pemutaran film di Susteran Maranatha, Jayapura, pada 8 April 2026. Saat itu, ia mengaku terkejut karena menemukan wajahnya muncul dalam film yang sedang diputar.

Mama Yasinta mengatakan awalnya dirinya diajak menghadiri kegiatan yang disebut "Pesta Babi". Ia mengira kegiatan tersebut berkaitan dengan tradisi adat, bukan pemutaran sebuah film dokumenter.

"Jadi saat itu saya tahunya mau potong babi betulan. Ternyata kita naik Susteran Maranatha, yang diputar ternyata film Pesta Babi," katanya.

Sejak mengetahui dirinya tampil dalam film tersebut, Mama Yasinta mengaku merasa sangat kecewa. Ia menilai penggunaan gambar dirinya dilakukan tanpa persetujuan yang sah.

"Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka! Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati," ujarnya.

Mama Yasinta juga membantah pernah dilibatkan dalam proses produksi film karya antropolog Cypri Paju Dale dan jurnalis investigasi Dandhy Laksono tersebut.

Menurutnya, tidak pernah ada komunikasi terkait pengambilan gambar maupun keterlibatannya dalam film.

Karena itu, ia meminta agar pemutaran film tersebut dihentikan. Bahkan, Mama Yasinta meminta masyarakat melaporkan kepada aparat jika mengetahui masih ada pemutaran film tersebut di tempat lain.

"(Pemutaran film) dihentikan. Seandainya ada yang putar film itu, tolong proses orang itu," tegasnya.

Baca Juga: Pembuat Film Pesta Babi Bingung Sikap Mama Yasinta Berubah, UU Perlindungan Data Pribadi Kini Jadi Senjata Hukum

Sementara itu, laporan yang dibuat Mama Yasinta ditujukan kepada Ketua LBH Merauke, Johnny Teddy Wakum atau JTW. Kuasa hukumnya, TS Hamonangan Daulay, menyebut laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan data pribadi dan penayangan gambar tanpa persetujuan.

Di sisi lain, tim kolaborasi film Pesta Babi menyatakan menghormati keputusan Mama Yasinta untuk menempuh jalur hukum. Mereka juga meminta publik tidak menghakimi ataupun menyudutkan tokoh adat tersebut di tengah polemik yang berkembang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: