Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Framing Sesat! Jokowi–SBY Diundang, Megawati Justru Marajuk

Framing Sesat! Jokowi–SBY Diundang, Megawati Justru Marajuk Kredit Foto: Vico - Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai pendukung Anies Baswedan dan buzzer-buzzer sengaja memframing seolah Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tidak diundang dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, publik dan pihak Istana mengetahui bahwa jika SBY dan Jokowi diundang secara resmi, maka Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri akan memilih tidak hadir.

“Pendukung Anies beserta bajer-bajer mitra judol moncong bodas kompak memframing seolah Jokowi & SBY ‘tidak diundang’ di Hari Lahir Pancasila. Mereka serentak menyebarkan berita dari media sontoloyo yang sudah kehilangan pembaca, lalu disebar seperti fakta,” tulis Dede di akun X pribadinya, Selasa (2/6).

“Padahal publik & Istana tahu persis: kalau Presiden ke-6 & ke-7 diundang secara resmi, Presiden ke-5 memilih tidak hadir ‘marajuk’ kelas berat,” imbuhnya.

Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, sejumlah mantan presiden dan wakil presiden hadir dalam upacara di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat. Di antaranya Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Ma’ruf Amin, serta Soraya, istri Wapres ke-9 Hamzah Haz.

Saat bertindak sebagai Inspektur Upacara, Prabowo menyapa para mantan pimpinan tertinggi negara itu.

"Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang juga menjabat sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembianaan Ideologi Pancasila, Wapres Gibran Rakabuming Raka, Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, istri Wapres ke-9 Ibu Soraya Hamzah Haz," ujar Prabowo dari mimbar utama.

Sementara itu, ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menjelaskan ketidakhadiran Jokowi disebabkan tidak adanya undangan resmi.

"Hingga pagi hari ini, kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya," jelasnya.

Baca Juga: Kata Gerindra Soal Kemesraan Prabowo dan Megawati di Momen Hari Pancasila

Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengatakan, SBY telah menerima undangan, namun tidak bisa datang karena ada agenda lain.

"Sekarang kami sedang di Bandung. Terima kasih atas undangannya, tetapi Pak SBY sudah ada serangkaian acara di Bandung sampai tanggal 1 nanti," kata Andi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya