Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Foto Kontroversial Berujung Bintang Top Iran Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026

Foto Kontroversial Berujung Bintang Top Iran Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026 Kredit Foto: AP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kejutan besar terjadi dalam pengumuman skuad Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026. Penyerang bintang Iran, Sardar Azmoun secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke turnamen terbesar dunia tersebut.

Pencoretan Azmoun langsung memicu spekulasi luas karena muncul di tengah laporan yang mengaitkannya dengan sebuah unggahan media sosial yang dianggap menimbulkan persoalan politik di negaranya.

Baca Juga: 'Fasilitas Kalah Jauh,' Iran Pilih Training Camp Meksiko Dibanding Amerika di Piala Dunia 2026

Sejumlah laporan menyebut ketidakhadiran Azmoun bukan semata-mata karena faktor teknis di lapangan. Penyerang berusia 31 tahun itu disebut membuat marah sebagian kalangan di pemerintahan Iran setelah mengunggah foto bersama penguasa Uni Emirat Arab, Mohammed bin Rashid Al Maktoum, pada Maret lalu.

Unggahan tersebut muncul saat konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung. Situasi menjadi sensitif karena Uni Emirat Arab juga menjadi salah satu wilayah yang terdampak ketegangan regional dan sempat menjadi sasaran serangan Iran selama konflik berlangsung.

Kontroversi itu disebut menjadi salah satu faktor yang memperburuk posisi Azmoun di mata otoritas negaranya.

Striker yang kini membela klub Uni Emirat Arab, Shabab Al-Ahli sebelumnya bahkan tidak masuk dalam skuad sementara yang diumumkan pelatih Amir Ghalenoei. Ketika daftar final Piala Dunia diumumkan, nama Azmoun kembali tidak ditemukan.

Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Azmoun merupakan salah satu pemain paling produktif dalam sejarah sepak bola Iran.

Selama membela Tim Melli, ia telah mencetak 57 gol dari 91 penampilan internasional dan menjadi salah satu simbol generasi emas sepak bola Iran dalam satu dekade terakhir. Namun reputasi besar itu ternyata tidak cukup untuk mengamankan tempatnya di skuad Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, pelatih Amir Ghalenoei tetap mempertahankan sejumlah pemain senior lain, termasuk penyerang utama Mehdi Taremi dan winger berpengalaman Alireza Jahanbakhsh.

Taremi yang kini berusia 33 tahun tetap menjadi andalan lini depan Iran setelah tampil konsisten di level klub Eropa. Sementara Jahanbakhsh yang pernah bermain di Liga Inggris juga masih mendapat kepercayaan untuk memperkuat sektor sayap.

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi turnamen yang penuh tantangan bagi Iran. Selain dibayangi konflik geopolitik dengan Amerika Serikat, partisipasi Iran sempat diragukan akibat memanasnya hubungan kedua negara sejak awal tahun.

Meski akhirnya dipastikan tampil, Iran memutuskan memindahkan pusat latihan mereka ke Meksiko dan tidak bermarkas di Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.

Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni dan Belgia pada 21 Juni di Los Angeles. Setelah itu, Tim Melli akan menutup fase grup dengan menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Di tengah fokus menuju Piala Dunia, absennya Azmoun menjadi salah satu keputusan paling kontroversial yang mengiringi perjalanan Iran ke turnamen tersebut.

Baca Juga: Amerika Curiga Ada Mata-Mata di Timnas Iran, Bakal Diawasi Ketat di Piala Dunia 2026

Bagi banyak penggemar sepak bola Iran, pencoretan seorang pemain dengan rekor 57 gol internasional karena polemik yang diduga bermula dari sebuah unggahan media sosial menjadi cerita yang sulit diabaikan menjelang kick-off Piala Dunia 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: