Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Melonjak 304,48%, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Rp150,7 miliar di Sepanjang 2025

Melonjak 304,48%, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Rp150,7 miliar di Sepanjang 2025 Kredit Foto: Bank Aladin
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (4/6/2026). Dalam RUPS tersebut, perseroan memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun buku 2025 sekaligus strategi bisnis 2026 untuk memperkuat posisi sebagai bank syariah digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Sepanjang tahun 2025, Bank Aladin Syariah berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid. Hingga 31 Desember 2025, total aset perseroan mencapai Rp14,4 triliun atau tumbuh 53,89% secara year-on-year (yoy). Dari sisi profitabilitas, laba perseroan tercatat sebesar Rp150,7 miliar atau meningkat 304,48% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertumbuhan juga tercermin pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp10,4 triliun atau naik 92,18% yoy. Sementara itu, penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,2 triliun atau tumbuh 9,58% yoy dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap terjaga kuat di level 49,3%. Hingga akhir 2025, jumlah nasabah Bank Aladin Syariah telah mencapai 3,7 juta pengguna, tumbuh sebesar 12.1% yoy.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut sejalan dengan penguatan layanan digital, pengembangan produk, serta perluasan ekosistem strategis yang dilakukan secara konsisten oleh perseroan.

Baca Juga: Bank Aladin Syariah Gandeng BAZNAS Perkuat Layanan Kurban Digital

“Bank Aladin Syariah mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan pengembangan produk dan layanan, serta penguatan sistem digital yang mendukung kemudahan akses perbankan bagi para nasabah,” ujar Koko.

Koko menambahkan, ke depan Bank Aladin Syariah akan terus memperkuat perannya sebagai bank syariah digital yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan layanan yang relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa perluasan akses layanan keuangan syariah melalui inovasi digital dan kolaborasi ekosistem dapat menjadi bagian penting dalam mendorong inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” imbuhnya.

Memasuki tahun 2026, Bank Aladin Syariah terus menjaga momentum pertumbuhan yang telah dibangun pada tahun sebelumnya. Hingga Kuartal I 2026, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp23,3 miliar sebagai cerminan konsistensi pelaksanaan strategi bisnis dan penguatan fundamental perusahaan.

Untuk melanjutkan pertumbuhan tersebut, fokus utama perseroan mencakup penguatan kerja sama dengan mitra bisnis potensial untuk membangun ekosistem digital yang lebih luas, ekspansi produk dan layanan baik melalui aplikasi digital, jaringan offline mitra strategis, serta jaringan ATM BCA untuk layanan tarik tunai tanpa kartu.

Baca Juga: Sebarkan Manfaat Kurban, Bank Aladin Syariah Gandeng Muhammadiyah

"Perseroan juga melakukan penguatan akuisisi pendanaan secara organik maupun melalui integrasi dengan ekosistem mitra strategis untuk mendorong pertumbuhan CASA, serta mengoptimalkan potensi kategori Nasabah Aladin Premier yang menyasar segmen ritel kelas menengah atas dan mendorong penghimpunan dana ritel secara keseluruhan," tutupnya.

Di sisi pembiayaan, Bank Aladin Syariah akan memperluas kerja sama penyaluran pembiayaan bersama mitra strategis melalui penawaran produk yang inovatif dan kompetitif, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian serta menjaga kualitas pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman