Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rupiah Rp18.000, Fadli Zon: Depresiasi RI Tak Ada Apa-apanya Dibanding Lira Turki

Rupiah Rp18.000, Fadli Zon: Depresiasi RI Tak Ada Apa-apanya Dibanding Lira Turki Kredit Foto: Instagram/Fadli Zon
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai depresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak sebanding dengan yang dialami mata uang Turki, Lira Turki (TRY).

"Tapi kalau dibandingkan dengan lira Turki, enggak ada apa-apanya kita ini. Saya satu lembar bisa Rp1 juta itu pernah... maksud saya depresiasinya sampai berapa ratus persen," ujarnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Jumat (5/6).

"Dulu itu 10 tahun yang lalu saya masih ingat Turki Lira itu kalau tidak salah di bawah dua digit ya, 8-10, saya belum ngecek gitu ya... kemarin ini minggu lalu 45 lira, dari 1 dolar tadinya 8 lira. Coba bayangin berapa kali lipat itu," imbuh Fadli.

Menurutnya ada indikasi bahwa pergerakan nilai tukar dimainkan oleh para fund manager besar melalui penarikan modal secara massal (capital flight). 

Tindakan spekulatif ini terkadang ditunggangi oleh motif politik luar negeri yang tidak menyukai kepemimpinan nasional yang mandiri.

"Karena instrumen ini juga dipakai, digunakan untuk melakukan attacking kepada pemerintahan itu. Mereka tidak suka pada pemerintahan Erdogan. Sehingga ya kan kalau mau menghantam rupiah itu cukup beberapa fund manager, karena ini kan open capital account," jelasnya.

"Fund manager ini mungkin kalau dulu ada Soros ada siapa-siapa, mereka memainkan 'Ayo kita tarik yuk keluar, capital flight', kira-kira kan begitu model mainnya. Jadi gampang diguncang karena mereka juga spekulan-spekulan atau ada yang memang punya kepentingan atau muatan politik," tandasnya.

Baca Juga: Fadli Zon Ungkap Sistem yang Jadi Biang Kerok Rupiah Jebol Rp18.000

Sebagai informasi, Lira Turki (TRY) telah mengalami depresiasi yang sangat dalam dan stabil mencetak rekor terendah baru. Saat ini nilai tukarnya berada di kisaran 45,97–46,04 lira per dolar AS.

Dalam 12 bulan terakhir, lira sudah anjlok 17,40%. Artinya, uang yang tahun lalu cukup untuk membeli suatu barang, kini nilainya berkurang hampir seperlimanya untuk barang impor yang sama.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: