Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Data Center Telkom di Batam Penuh Terserap, BTM-2 Mulai Disiapkan

Data Center Telkom di Batam Penuh Terserap, BTM-2 Mulai Disiapkan Kredit Foto: Telkom
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya di bisnis pusat data, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC), mulai menyiapkan pengembangan gedung data center kedua di Batam (BTM-2) setelah seluruh kapasitas gedung pertama NeutraDC Nxera Batam (BTM-1) berhasil terserap oleh pelanggan sebelum resmi beroperasi tahun ini.

Tingginya permintaan terhadap fasilitas data center tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan layanan cloud computing, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan infrastruktur digital di kawasan Singapura-Johor-Riau (SIJORI), yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji mengatakan terserapnya seluruh kapasitas BTM-1 menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan pelaku industri global terhadap infrastruktur digital yang dibangun TelkomGroup di Indonesia.

“Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Seno dalam keterangannya, Kamis (5/6/2026).

Menurut dia, meningkatnya kebutuhan layanan AI, cloud, dan digital di Asia Tenggara menjadikan infrastruktur digital sebagai salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital ke depan.

Seno menilai tingginya minat mitra internasional terhadap BTM-1 membuka peluang bagi Indonesia, khususnya Batam, untuk mengambil peran lebih besar dalam rantai nilai digital regional. Kondisi tersebut mendorong Telkom mempercepat rencana pengembangan BTM-2 guna menambah kapasitas yang tersedia.

Salah satu pelanggan strategis yang telah mengamankan kapasitas di BTM-1 adalah Gorilla Technology, perusahaan teknologi global asal Inggris yang bergerak di bidang AI, keamanan digital, dan analitik data.

Baca Juga: TelkomMetra Mantapkan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Bersama Fullerton Health

Baca Juga: Batam Resmi Jadi Magnet AI Asia Tenggara, Investasi Data Center Rp88 Triliun Mengalir

Perusahaan yang berkantor pusat di London tersebut akan memanfaatkan kapasitas data center NeutraDC Nxera Batam untuk mendukung pengembangan infrastruktur AI dan layanan digital di berbagai pasar Asia.

Masuknya Gorilla Technology menambah daftar perusahaan global yang memanfaatkan fasilitas NeutraDC Nxera Batam dan memperkuat posisi Batam sebagai salah satu lokasi strategis bagi pengembangan infrastruktur digital kawasan.

CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F mengatakan tingginya minat pasar terhadap fasilitas data center di Batam menunjukkan kesiapan infrastruktur dan layanan yang dibangun perusahaan untuk mendukung kebutuhan industri digital.

“Kami sangat antusias menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam. Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama partner strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi AI di kawasan,” kata Andreuw.

Batam dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur konektivitas digital internasional dan berdekatan dengan pusat ekonomi utama Asia Tenggara, termasuk Singapura.

CEO NeutraDC Nxera Batam Indrama YM Purba mengatakan tingginya kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI menjadi dasar perusahaan untuk melanjutkan pengembangan kapasitas baru.

“Batam merupakan lokasi yang sangat potensial dengan dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang terus berkembang. Kami melihat tingginya kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI. Hal ini menjadi dasar bagi rencana pengembangan kapasitas berikutnya di Batam,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pengembangan NeutraDC Nxera Batam dirancang memiliki kapasitas hingga 100 megawatt (MW). Pengembangan tersebut dilakukan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui penggunaan teknologi hemat energi dan tata kelola operasional berstandar global.

Baca Juga: Pendapatan Telkom Tembus Rp37,2 Triliun, Bisnis Data dan Infrastruktur Menguat

Baca Juga: Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN Lewat AI dan Cloud

Selain mendukung kebutuhan industri digital, proyek data center tersebut juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi kawasan Batam melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan talenta digital lokal, peningkatan aktivitas ekonomi, serta penguatan daya tarik investasi teknologi.

Telkom menilai pertumbuhan kebutuhan AI, layanan cloud, dan transformasi digital di Asia Tenggara akan terus mendorong permintaan terhadap pusat data berkapasitas besar. Karena itu, ekspansi kapasitas melalui BTM-2 menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat posisi Indonesia sebagai hub digital regional sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan bisnis baru di sektor infrastruktur digital.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri