Trump Ogah Menunggu Lama, Tuntut Infantino Kembali Jadikan Amerika Serikat Tuan Rumah Piala Dunia
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku belum puas setelah negaranya sukses menjadi salah satu tuan rumah dari Piala Dunia 2026. Ia bahkan secara terbuka meminta negaranya untuk ditunjuk kembali sebagai penyelenggara oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Menurut Trump, penyelenggaraan piala dunia kali ini berjalan sukses sehingga hal tersebut harusnya menjadi pertimbangan untuk Presiden Federasi Sepak Bola Dunia, Gianni Infantino. Ia bahkan mengusulkan mekanisme yang tidak biasa agar negaranya tidak perlu menunggu terlalu lama untuk kembali menjadi tuan rumah.
Baca Juga: Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fans Salahkan Trump: Kutukan Nyata, Dulu Harry Kane, Kini Messi
"Saya punya ide bagus untuk Gianni. Saya bilang, 'kau harus mengumumkan dua negara.' Jadi umumkan kami lagi untuk berikutnya, lalu umumkan negara lain setelah itu," kata Trump, dikutip Selasa (20/7/2026).
Menurutnya, cara tersebut dapat mengurangi perdebatan maupun kekecewaan negara-negara lain yang juga ingin menjadi penyelenggara piala dunia.
"Itu akan mengurangi kemarahan dan keterkejutan. Tetapi berdasarkan angka-angkanya, kami akan memintanya lagi, secepatnya," ujarnya.
Amerika Serikat menurut sang presiden tidak semestinya harus menunggu puluhan tahun untuk kembali dipercaya menggelar turnamen sepak bola terbesar di dunia.
"Saya bilang, untuk mengurangi keterkejutan, Anda bisa mengumumkan kami, lalu mungkin negara lain untuk edisi berikutnya, bahkan negara lain lagi setelah itu," katanya.
Diketahui, Amerika Serikat terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 1994. Ia akhirnya kembali dipercaya menggelar edisi tahun ini bersama Kanada dan Meksiko.
Adapun peluang permintaan negara itu untuk kembali menjadi tuan rumah dalam waktu dekat masih harus menunggu keputusan dari FIFA.
Piala Dunia 2030 telah dipastikan akan digelar di Maroko, Spanyol, dan Portugal. Sementara Arab Saudi telah ditetapkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Artinya, edisi paling cepat yang masih terbuka untuk diperebutkan adalah Piala Dunia 2038.
Baca Juga: Gagal Juara Piala Dunia, Masa Depan Messi Diungkit Pelatih Argentina: Dia Sudah Berumur 39 Tahun
Amerika Serikat, sebagai negara yang memenuhi ketentuan rotasi penyelenggaraan federasi sepak bola dunia, memiliki peluang untuk mengajukan pencalonan pada edisi tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: