Kredit Foto: PGN
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk CAKRA (Cek Kesehatan untuk Rakyat). Sepanjang rangkaian program tersebut, PGN telah menjangkau sedikitnya 1.910 penerima manfaat melalui layanan pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan kesehatan mata, hingga pembagian kacamata gratis.
Program terbaru digelar di Kantor Pusat PGN, Jakarta, Kamis (4/6), dengan memberikan pemeriksaan kesehatan mata dan kacamata gratis kepada 300 penerima manfaat yang berasal dari sekolah dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGN ke-61 sekaligus upaya perusahaan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, khususnya kesehatan mata yang dinilai berpengaruh terhadap kualitas hidup, pendidikan, dan produktivitas.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan masih banyak masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah, yang mengalami gangguan penglihatan namun belum mendapatkan penanganan memadai akibat keterbatasan akses dan biaya.
“Dari hasil pemeriksaan hari ini, kami melihat masih banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan cukup serius namun belum mendapatkan penanganan yang memadai karena keterbatasan biaya. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi proses belajar dan kualitas hidup mereka. Karena itu, kami berharap bantuan kacamata yang diberikan dapat membantu mereka belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri,” ujar Fajriyah.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah kasus gangguan penglihatan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Salah satu siswa tercatat mengalami rabun jauh hingga minus 17, sementara peserta lain mengalami gangguan penglihatan pada salah satu mata. Terdapat pula siswa yang masih menggunakan kacamata dengan ukuran minus 1, namun setelah pemeriksaan diketahui kondisi penglihatannya telah mencapai minus 6.
Temuan tersebut menunjukkan masih terbatasnya akses sebagian masyarakat terhadap layanan pemeriksaan mata dan alat bantu penglihatan. Faktor ekonomi menjadi salah satu kendala yang membuat banyak keluarga belum dapat melakukan pemeriksaan rutin maupun mengganti kacamata sesuai perkembangan kondisi mata anak.
Menurut Fajriyah, program kesehatan mata tersebut merupakan bagian dari program CAKRA yang telah dijalankan PGN di berbagai wilayah operasional.
Baca Juga: PGN Sebar Dividen Rp3,04 Triliun, Setara 80 Persen Laba Bersih 2025
Baca Juga: PGN Gandeng BRI Perkuat Pendampingan UMKM Berisiko Tinggi
Baca Juga: PGN Garap CCS dan Transportasi CO2 untuk Produksi Amonia Rendah Karbon
Sebelumnya, PGN telah menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dasar bagi masyarakat di tiga wilayah operasi perusahaan. Program tersebut menjangkau 500 penerima manfaat di SOR I, 560 orang di SOR II, dan 550 orang di SOR III.
Dengan tambahan 300 penerima manfaat dari program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis, total masyarakat yang telah menerima layanan kesehatan melalui program CAKRA mencapai 1.910 orang.
“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” kata Fajriyah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: