Kredit Foto: Istimewa
Dalam bisnis kendaraan, BYD dikenal mengembangkan berbagai teknologi inti secara mandiri, namun tetap bekerja sama dengan pemasok dan mitra eksternal untuk memperkuat ekosistem industrinya.
Meski telah mengonfirmasi proyek robot humanoid tersebut, BYD hingga kini belum mengungkap jadwal peluncuran, spesifikasi teknis, nilai investasi, maupun target produksi yang disiapkan.
Baca Juga: Laku Keras, BYD Atto 3 Kantongi 30.000 SPK dalam Sepekan
Langkah BYD menandai semakin besarnya minat produsen otomotif China terhadap industri robotika. Sebelumnya, Chery Group telah lebih dahulu terjun ke pasar robot humanoid dan mulai memasarkan produknya secara daring pada April 2026.
Tren ini menunjukkan bahwa batas antara industri otomotif dan robotika semakin tipis, terutama karena keduanya kini sama-sama mengandalkan kecerdasan buatan, teknologi sensor, serta kemampuan komputasi tingkat tinggi sebagai fondasi pengembangannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: