Kredit Foto: BPMI
Jagat media sosial, khususnya platform X, tengah dihebohkan dengan kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamax (RON 92) sebesar 32,11% mulai Rabu, 10 Juni 2026.
Harga Pertamax tersebut melonjak dari yang sebelumnya di angka Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, naik sebesar Rp3.950 per liter.
Di tengah ramainya perbincangan, sejumlah netizen menyoroti cuitan lama Presiden Prabowo Subianto pada 27 Maret 2012, ketika ia menolak rencana kenaikan harga BBM di era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Fraksi Partai @Gerindra terus memperjuangkan aspirasi rakyat untuk melakukan penolakan kenaikan harga BBM," tulis Prabowo kala itu, dikutip Rabu (10/6).
Sebagai catatan, pada 2012 pemerintah SBY berencana menaikkan harga Premium dan Solar bersubsidi sebesar 33% (dari Rp4.500 menjadi Rp6.000 per liter) per 1 April 2012. Rencana tersebut memicu gelombang penolakan besar hingga akhirnya batal.
Sontak cuitan Prabowo 14 tahun lalu itu diserbu netizen. Banyak netizen yang mengunggah kenaikan Pertamax per hari ini dan mempertanyakan janji-janji Prabowo.
"Udah berapa janji yang kau ingkari wahai manusia penambah emosi?" tulis akun @Via***.
Bahkan ada yang menilai Prabowo sudah lupa pernah memperjuangkan aspirasi rakyat untuk menolak kenaikan BBM. "Pak lupa ya pernah memperjuangkan aspirasi rakyat?," tulis akun Chup****.
Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan penyesuaian harga dilakukan setelah koordinasi dengan pemerintah dan evaluasi berkala.
Baca Juga: Eks Dosen ITB Syok Pertamax Naik 32%
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth, dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Pertamina memastikan stok Pertamax dan Pertamax Green tersedia di seluruh SPBU Indonesia.
"Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," kata Roberth.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: