Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ganjar Pranowo: 'Orang Desa Gak Pakai Dolar ya?'

Ganjar Pranowo: 'Orang Desa Gak Pakai Dolar ya?' Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Yogyakarta -

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengisi seminar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta.

Di hadapan para siswa, Ganjar menggelar dialog interaktif dan melemparkan pertanyaan kritis mengenai isu-isu nasional terkini.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini sempat memantik diskusi dengan menanyakan keresahan terbesar para generasi muda terhadap kondisi Indonesia saat ini kepada salah satu siswa yang hadir.

"Sekarang saya mau tanya pada teman-teman. Lalu apa problem bangsa ini yang hari ini meresahkan dirimu?," tanya Ganjar ke para siswa.

Lalu ada satu siswa angkat bicar.

"Rupiah yang semakin lemah," kata siswa tersebut.

Ganjar lalu menanggapi:

"Rupiah semakin lemah! Orang desa dapat dolar ya? Ini loh. Ini rupiah. Emang kamu punya dolar buat apa?," kata Ganjar.

"Kalau enggak pakai dolar kita impor pakai apa Pak?," kata sang siswa.

"Kalau rupiah lemah menurutmu apa sih implikasinya?," tanya Ganjar.

"Biaya impor sendiri masyarakat lebih mahal kan Pak karena rupiah semakin melemah itu akan berpengaruh ke pada, jadi biaya impor akan semakin mahal, impor semakin mahal. Dari tahun kemarin enam belas ribu sekarang delapan belas ribu berarti itu pasti berpengaruh ke sektor ekonomi lain," jawab siswa.

"Kamu ternyata pemantau mata uang ya. Kamu kan rasa orang yang memantau pergerakan mata uang atau mata duitan, ha-ha," canda Ganjar.

Melalui dialog santai namun berbobot ini, Ganjar mengajak para pelajar untuk lebih peduli terhadap isu ekonomi global, termasuk dampak langsung pelemahan nilai tukar rupiah terhadap harga barang-barang impor yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat