Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bahlil: MBG, Bukan 'Mas Bahlil Ganteng' ini Program Mulia, Saya Pernah Busung Lapar dan Mantan Orang Susah

Bahlil: MBG, Bukan 'Mas Bahlil Ganteng' ini Program Mulia, Saya Pernah Busung Lapar dan Mantan Orang Susah Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun elpiji (LPG) subsidi.

Bahlil menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi menjaga daya beli masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Bahlil dalam acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung yang turut dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Untuk BBM Subsidi dan LPG subsidi perintah Pak Presiden tidak ada kenaikan," ujar Bahlil dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen ini sejalan dengan fokus pemerintah terhadap program sosial kemasyarakatan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sebagai mantan anak orang susah dan pernah busung lapar, MBG, jangan diplintir kau, 'Mas Bahlil Ganteng', MBG ini program mulia, kalau pun ada kekurangan ya sama-sama kita sempurnakan," imbuhnya.

Berlaku efektif mulai 10 Juni 2026, sejumlah varian produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari yang sebelumnya Rp12.300 per liter. Kemudian, Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari harga semula Rp12.900 per liter.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat