Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Semprot Kaum Nyinyir: Kita di Jalan Benar, Kita Menuju Kemenangan

Prabowo Semprot Kaum Nyinyir: Kita di Jalan Benar, Kita Menuju Kemenangan Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melontarkan pesan tegas kepada para pengusaha muda Indonesia agar tidak terpengaruh oleh kritik sinis dan komentar negatif yang terus bermunculan.

Di hadapan peserta Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Prabowo meminta seluruh elemen bangsa tetap fokus bekerja dan menjaga optimisme demi masa depan Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Munas Hipmi di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026). Dalam pidatonya, ia bahkan secara khusus menyinggung kelompok yang gemar melontarkan komentar miring terhadap pemerintah.

“Yang nyinyir-nyinyir...” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, berbagai kritik dan cibiran tidak boleh mengganggu arah perjuangan bangsa selama Indonesia tetap berjalan di jalur yang benar. Ia meyakini masa depan Indonesia akan semakin kuat apabila seluruh pihak fokus pada pembangunan dan kemajuan nasional.

“Kita berada di jalan yang benar, kita akan menuju kemenangan dan kehebatan,” ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Bersumpah Tak Khianati Rakyat: Dari Muda Kami Siap Mati untuk Bangsa

Prabowo kemudian mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong di tengah berbagai dinamika politik maupun sosial yang terjadi. Ia menilai pihak-pihak yang berusaha memecah belah masyarakat tidak sedang bekerja untuk kepentingan bangsa Indonesia.

“Kita harus Bersatu, gotong royong, kalau ada yang menghasut, memecah belah, yakinlah dia bekerja untuk orang lain, bukan untuk orang Indonesia,” kata Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden juga menggunakan sebuah perumpamaan yang cukup dikenal untuk menggambarkan bagaimana pemerintah akan tetap melanjutkan pekerjaan meskipun menghadapi kritik dan serangan dari berbagai pihak.

“Ingat ajaran dari guru-guru kita yang anjing menggonggong, kafilah tetap terus,” ujar dia.

Prabowo menegaskan bahwa keyakinan terhadap arah perjuangan harus tetap dijaga meski suara-suara pesimistis terus bermunculan. Menurutnya, sejarah bangsa Indonesia menunjukkan bahwa kritik dan keraguan sudah ada sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Ia kemudian mengingatkan bahwa para pejuang kemerdekaan dahulu juga kerap diremehkan ketika memperjuangkan cita-cita Indonesia merdeka.

“Dulu waktu pejuang-pejuang kita, waktu mereka mengatakan merdeka, banyak juga yang nyinyir. Merdeka? Bagaimana kita mau merdeka, bikin peniti saja tidak bisa. Tapi kita merdeka!” ungkap Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Peringatkan Pengusaha Nakal: Selama Saya Presiden, Anda Akan Kalah

Presiden menilai semangat optimisme dan keyakinan terhadap kemampuan bangsa menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali meminta masyarakat untuk percaya kepada para pemimpin yang sedang bekerja demi kepentingan bangsa. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengkhianati rakyat.

“Saudara-saudara percaya pada pemimpinmu, kami tidak akan berkhianat kepada kalian, kami tidak akan berkhianat kepada bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri